avatar
· Views 105
Shutdown AS Dorong Emas dan Hang Seng Menguat di Tengah Ketidakpastian Global   Pasar keuangan global kembali bergejolak seiring meningkatnya risiko shutdown pemerintah Amerika Serikat yang kini memasuki pekan ketiga. Kondisi ini memperburuk ketidakpastian ekonomi dan menekan kepercayaan investor terhadap aset berisiko. Setiap minggu shutdown diperkirakan dapat memangkas pertumbuhan ekonomi AS sebesar 0,1% hingga 0,2% dari PDB tahunan, menciptakan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi yang lebih dalam.   Selain itu, pasar tengah menantikan rilis data inflasi (CPI) terbaru yang diperkirakan naik ke 2,9% YoY dari 2,7% sebelumnya. Jika hasil inflasi lebih tinggi dari ekspektasi, hal ini dapat memperkuat posisi Dolar AS dan menekan komoditas. Namun, jika angka CPI mengecewakan, peluang bagi The Fed untuk memangkas suku bunga akan meningkat dan berpotensi melemahkan Dolar, mendukung reli harga emas dan perak.     Emas (XAUUSD): Potensi Reli Menuju USD 4.200   Harga emas saat ini diperdagangkan di kisaran USD 4.080 per ons, mendekati level tertinggi tahun ini. Shutdown pemerintahan AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed menjadi katalis utama bagi reli logam mulia ini. Dengan menurunnya yield obligasi dan melemahnya Dolar AS, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai semakin menguat.   Jika sentimen safe-haven terus bertahan, harga emas berpotensi menembus level psikologis USD 4.200 dalam waktu dekat. Peluang koreksi jangka pendek bisa terjadi, namun tren jangka menengah tetap positif selama harga bertahan di atas area USD 4.000.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.