IDXChannel - Harga minyak dunia kembali melanjutkan tren penurunan pada pekan lalu. Hari ini, Senin (14/3/2022), komoditas ini turun sebesar USD4 per barel setelah pejabat AS mengatakan Rusia menunjukkan tanda-tanda akan bersedia melakukan negosiasi substantif atas Ukraina.
Dilansir dari Reuters, tercatat minyak acuan Brent terakhir turun di angka USD4,12 atau 3,6 persen pada USD108,55 per barel. Kemudian minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), turun senilai USD3,93 atau 3,7 persen menjadi USD105,40 per barel.
Tak Bergantung ke Rusia, Kenaikan Harga Minyak Tidak Pengaruhi AS
Hingga saat ini, kedua kontrak melonjak sejak invasi Rusia ke Ukraina dan naik sekitar 40 persen untuk tahun ini.
Sepekan lalu, Brent mengalami koreksi 4,8 persen dan minyak WTI turun 3,5 persen, sekaligus menjadi penurunan mingguan tertajam sejak November. Ini terjadi setelah kedua kontrak mencapai level tertinggi sejak tahun 2008.
Ibu-ibu Menjerit, Harga Minyak Goreng di Kendari Tembus Rp120 Ribu
“Rusia menunjukkan tanda-tanda kemungkinan bersedia untuk melakukan negosiasi substantif atas Ukraina, dan ketika Moskow berniat untuk menghancurkan tetangganya. Invasi Rusia yang disebut Moskow adalah sebagai operasi khusus, yang telah mengguncang pasar energi secara global,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman.
AS mengumumkan larangan impor minyak Rusia dan Inggris mengatakan akan menghapusnya secara bertahap pada akhir tahun, dan tekanan penurunan harga didorong oleh duta besar Uni Emirat Arab yang mendukung peningkatan produksi dan akan mendorong OPEC untuk mempertimbangkan pengeluaran lebih tinggi.
Jokowi Segera Ambil Tindakan Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC+) Rusia dan sekutunya, telah berjuang untuk memenuhi kuota produksi yang ada karena rendahnya investasi dan kurangnya kapasitas cadangan untuk meningkatkan produksi.
“Larangan AS atas impor minyak mentah Rusia, membuat harga awal rally tajam. Namun, tanpa Eropa bergabung dengan langkah tersebut, maka risiko pengetatan lebih lanjut di pasar minyak diabaikan,” ujar analis ANZ Research. (TYO/SALSA)
원저자가 모두 저작권을 보유한 Idxchannel에서 재 인쇄 함.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.