Harga Emas Sentuh Level Tertinggi 2 Bulan, Lalu Terkoreksi Usai Data PPI AS Lebih Lemah

avatar
· Views 765
Harga Emas Sentuh Level Tertinggi 2 Bulan, Lalu Terkoreksi Usai Data PPI AS Lebih Lemah

Harga emas (XAU/USD) sempat mencetak level tertinggi dalam dua bulan terakhir setelah rilis data inflasi produsen Amerika Serikat (PPI) yang lebih rendah dari ekspektasi. Namun, setelah reli tersebut, harga mengalami aksi ambil untung sehingga terkoreksi sekitar 1,3% pada perdagangan Kamis.

Pelemahan inflasi produsen memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga. Kondisi suku bunga yang lebih rendah umumnya menjadi sentimen positif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Data Inflasi AS Mulai Melandai

Berdasarkan data dari Bureau of Labor Statistics (BLS):

  • Headline PPI Juli

    • Bulanan (MoM): 0,0% (lebih rendah dari perkiraan)
    • Tahunan (YoY): 4,7% (turun dari 5,5% pada Juni)
  • Core PPI Juli

    • Bulanan (MoM): 0,2%
    • Tahunan (YoY): 4,2%

Data tersebut menyusul laporan Consumer Price Index (CPI) sehari sebelumnya yang juga menunjukkan inflasi mulai melambat. Perlambatan pada CPI dan PPI meningkatkan ekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda.

Ekspektasi The Fed Berubah

Setelah data PPI dirilis, pelaku pasar langsung menyesuaikan proyeksi kebijakan moneter.

Berdasarkan CME FedWatch Tool:

  • Peluang kenaikan suku bunga pada September turun menjadi sekitar 34%.
  • Peluang The Fed mempertahankan suku bunga meningkat menjadi hampir 66%.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi katalis positif bagi harga emas karena menurunkan biaya peluang untuk memegang aset tanpa bunga.

Fokus Pasar Masih Tertuju pada Timur Tengah

Meski data inflasi memberikan dukungan bagi emas, ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz masih menjadi perhatian. Iran kembali menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut berada di bawah kendalinya, sementara Amerika Serikat menyatakan jalur tersebut tetap terbuka bagi kapal komersial.

Ketegangan ini terus memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global, meskipun harga minyak sempat terkoreksi setelah reli selama enam hari berturut-turut.

Kesimpulan

Perlambatan data inflasi AS memperkuat harapan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga hingga akhir tahun, yang menjadi sentimen positif bagi emas dalam jangka menengah. Namun, setelah mencapai level tertinggi dua bulan, aksi ambil untung menyebabkan harga terkoreksi sementara.

Ke depan, arah pergerakan emas akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi data ekonomi AS, ekspektasi kebijakan The Fed, serta perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz.

 
 

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest