Nilai tukar rupiah kembali mencatat penguatan pada pembukaan perdagangan Kamis (6/8). Mata uang Garuda berada di level Rp17.913 per dolar AS, menguat 20 poin atau 0,11% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Penguatan ini memperpanjang tren positif rupiah di tengah membaiknya sentimen global dan kuatnya fundamental ekonomi domestik.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,41%, disusul ringgit Malaysia yang naik 0,14%, peso Filipina 0,10%, yen Jepang 0,06%, yuan China 0,05%, dolar Singapura 0,05%, serta dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,01%.
Di pasar mata uang utama dunia, euro naik 0,01%, poundsterling Inggris menguat 0,24%, dolar Kanada bertambah 0,04%, dolar Australia naik 0,01%, dan franc Swiss menguat 0,10% terhadap dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meredanya tekanan dari harga minyak mentah dunia. Optimisme pasar meningkat setelah muncul harapan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, sehingga risiko gangguan pasokan energi global mulai berkurang. Kondisi tersebut turut mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
Selain faktor eksternal, data domestik juga memberikan sentimen positif. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II yang melampaui ekspektasi pasar meningkatkan keyakinan investor terhadap prospek ekonomi nasional. Data tersebut dinilai mampu memperkuat daya tarik aset Indonesia dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Menurut Lukman, kombinasi penurunan harga minyak global dan kinerja ekonomi Indonesia yang solid berpotensi menjaga momentum penguatan rupiah dalam jangka pendek. Ia memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Pelaku pasar kini akan terus memantau perkembangan negosiasi geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak dunia, serta data ekonomi global yang dapat memengaruhi arah dolar AS dan pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

- 끝 -