Rupiah Terpuruk ke Rp18.016 per Dolar AS, Cetak Rekor Terendah Baru

avatar
· Views 2,217

Rupiah Terpuruk ke Rp18.016 per Dolar AS, Cetak Rekor Terendah Baru

Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Kamis (4/6) pagi dan mencatat level terendah baru terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda dibuka di posisi Rp18.016 per dolar AS, melemah 49 poin atau sekitar 0,27 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.966 per dolar AS.

Dengan pencapaian tersebut, rupiah kembali mencetak rekor pelemahan baru dan untuk pertama kalinya bergerak di atas level Rp18.000 per dolar AS.

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,23 persen, dolar Singapura bertambah 0,03 persen, yen Jepang naik 0,11 persen, won Korea Selatan menguat 0,35 persen, dan dolar Hong Kong terapresiasi 0,03 persen.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang berada di zona merah dengan pelemahan sekitar 0,25 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan mata uang negara maju juga cenderung beragam. Euro menguat 0,10 persen, poundsterling Inggris naik 0,05 persen, dan franc Swiss menguat 0,18 persen. Di sisi lain, dolar Australia terkoreksi tipis 0,01 persen, sedangkan dolar Kanada bergerak relatif stabil.

Menurut analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi oleh menguatnya dolar AS yang mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Selain faktor geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan turut memperkuat posisi dolar AS. Data ketenagakerjaan ADP serta indeks sektor jasa ISM menunjukkan kondisi ekonomi AS yang masih solid, sehingga meningkatkan daya tarik dolar di pasar global.

Di dalam negeri, sentimen pasar juga dinilai belum cukup kuat untuk menopang pergerakan rupiah. Faktor domestik yang masih kurang kondusif membuat tekanan terhadap mata uang Garuda semakin besar.

Meski demikian, Lukman menilai Bank Indonesia berpotensi meningkatkan intensitas intervensi di pasar apabila pelemahan rupiah terus berlanjut. Langkah tersebut dinilai penting mengingat rupiah telah memasuki level psikologis baru yang dapat memengaruhi sentimen pasar dan ekspektasi pelaku ekonomi.

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS, dengan arah pergerakan yang masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik global, data ekonomi Amerika Serikat, serta respons kebijakan dari Bank Indonesia.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 4
avatar
Cepet bgt..
avatar
OMGG
avatar
tolong tolong kendalikan
avatar
pusing batt

- 끝 -

  • tradingContest