
No.28/18/DKom
Berdasarkan kondisi perekonomian global dan domestik terkini, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah, sebagai berikut:
Perkembangan Nilai Tukar 19-23 Januari 2026
Pada akhir hari Kamis, 22 Januari 2026
- Rupiah ditutup pada level (bid) Rp16.880 per dolar AS.
- Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik ke 6,32%.
- DXY
melemah ke level 98,36. - Yield UST (US Treasury) Note
10 tahun naik ke 4,245%.
Pada pagi hari Jumat, 23 Januari 2026
- Rupiah dibuka pada level (bid) Rp16.850 per dolar AS.
- Yield SBN 10 tahun stabil di 6,33%.
Aliran Modal Asing (Minggu III Januari 2026)
- Premi CDS Indonesia 5 tahun per 22 Januari 2026 sebesar 73,28 bps, naik dibanding dengan 15 Januari 2026 sebesar 70,86 bps.
- Berdasarkan data transaksi 19 – 22 Januari 2026, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp5,96 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp2,67 triliun di pasar saham, Rp1,44 triliun di pasar SBN, dan Rp1,85 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
-
Selama tahun 2026, berdasarkan data setelmen s.d. 22 Januari 2026, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp8,02 triliun di pasar saham dan Rp1,89 triliun di pasar SBN, serta jual neto sebesar Rp2,67 triliun di SRBI.
Jakarta, 23 Januari 2026
Departemen Komunikasi
Ramdan Denny Prakoso
Direktur Eksekutif
DXY atau Indeks Dolar adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap 6 mata uang negara utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF).
UST atau US Treasury Note merupakan surat utang negara yang dikeluarkan pemerintah AS dengan tenor 1-10 tahun.

Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : [email protected]
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.