
Pasar keuangan global pada awal pekan bergerak dengan nuansa kehati-hatian, dipengaruhi oleh kombinasi kebijakan bank sentral utama dan data inflasi Amerika Serikat yang lebih lunak dari perkiraan. Fokus utama investor tertuju pada Bank of Japan yang diperkirakan menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam tiga dekade, serta data CPI AS yang turun ke sekitar 2,7 persen secara tahunan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed masih memiliki ruang pelonggaran kebijakan pada 2026, meskipun dengan pendekatan yang sangat hati-hati.
Pelemahan tekanan inflasi AS membuat imbal hasil obligasi cenderung menurun dan menahan penguatan dolar. Di sisi lain, sentimen risk-off global dan penyesuaian posisi investor menjelang akhir tahun membuat aset safe haven seperti emas tetap diminati, sementara pergerakan mata uang utama dan komoditas energi menunjukkan peluang trading yang menarik.
Emas Berpeluang Rebound Menuju Area 4.420
Harga emas XAUUSD masih bergerak stabil di kisaran 4.340 hingga 4.350 dolar per ons, didukung oleh kombinasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan meningkatnya permintaan safe haven. Pemangkasan suku bunga The Fed sebelumnya menekan imbal hasil obligasi AS dan melemahkan dolar, sehingga biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah.
Dari sisi sentimen, ketidakpastian arah ekonomi global dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan pada 2026 membuat emas tetap relevan sebagai lindung nilai. Selama harga mampu bertahan di area support terdekat, peluang rebound menuju area 4.420 masih terbuka.
Rekomendasi XAUUSD berada pada posisi buy di level 4.345 dengan stop loss di 4.320 dan target take profit di 4.420.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
