Pasar Waspadai Spiral Negatif Jepang, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Yen Capai 90%

avatar
· Views 3,824

Pasar Waspadai Spiral Negatif Jepang, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Yen Capai 90%
Jepang kini menghadapi risiko ekstrem yang dikenal sebagai tail risk, yaitu potensi terjadinya spiral negatif antara inflasi dan pelemahan nilai tukar yen. Risiko ini muncul ketika kebijakan pengetatan moneter tertinggal dari laju inflasi, sehingga pelemahan yen justru kembali mendorong kenaikan harga.

Kekhawatiran tersebut menguat seiring meningkatnya tekanan inflasi serta ekspektasi pasar terhadap perubahan kebijakan suku bunga Bank of Japan (BOJ). Kepala Bisnis Global Markets MUFG, Hiroyuki Seki, menyebut bahwa pasar saat ini hampir sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan perubahan kebijakan suku bunga yen dalam waktu dekat, dengan probabilitas mencapai 90%.

Menurut Seki, perhatian investor kini tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga jangka pendek, tetapi juga pada bagaimana BOJ mengomunikasikan arah kebijakan moneternya ke depan. Ia menilai kegagalan bank sentral dalam memberikan sinyal yang jelas mengenai kelanjutan kenaikan suku bunga dapat berdampak negatif terhadap nilai tukar yen.

“Jika BOJ tidak mampu mengelola ekspektasi pasar terkait pengetatan lanjutan, sementara pemerintah justru meningkatkan belanja untuk meredam tekanan publik akibat inflasi, yen berisiko melemah lebih dalam,” ujar Seki, dikutip dari Reuters, Kamis (11/12).

Pelemahan yen tersebut, lanjutnya, dapat kembali meningkatkan biaya impor dan memicu siklus negatif, di mana inflasi dan depresiasi mata uang saling memperkuat satu sama lain. Karena itu, Jepang dinilai perlu segera keluar dari kondisi suku bunga riil yang terlalu rendah.

Seki menegaskan bahwa BOJ sebaiknya bergerak lebih cepat dan konsisten menuju normalisasi kebijakan moneter. Langkah ini penting untuk mencegah situasi di mana pengetatan yang terlalu lambat justru memperburuk tekanan inflasi dan melemahkan yen.

Ia memperkirakan BOJ akan memilih jalur normalisasi secara bertahap, dengan menaikkan suku bunga sekitar 25 basis poin setiap enam bulan, selama kondisi ekonomi dan inflasi berjalan sesuai dengan proyeksi bank sentral. Dalam jangka menengah, tingkat suku bunga puncak atau terminal rate diperkirakan berada di kisaran 1,25% hingga 1,5% pada tahun 2027.

Sebagai catatan, BOJ sebelumnya memperkirakan suku bunga netral nominal Jepang berada di rentang 1% hingga 2,5%, yang menjadi acuan bagi arah kebijakan moneter jangka panjang.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest