
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, membeberkan perkembangan terbaru terkait perluasan penggunaan QRIS lintas negara. Ia menyebut layanan pembayaran ini akan segera bisa digunakan di China dan Korea Selatan pada awal 2026.
Filianingsih menjelaskan bahwa transaksi QRIS antarnegara menunjukkan peningkatan signifikan, baik untuk transaksi dari luar negeri ke Indonesia (inbound) maupun sebaliknya (outbound). Negara-negara yang lebih dulu terhubung, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand, juga mencatat pertumbuhan penggunaan. Ia menambahkan bahwa QRIS kini sudah bisa digunakan di Jepang. “Kalau mau beli sushi di Tokyo sudah bisa cobain QRIS. Harapannya, awal tahun depan beli dimsum di Beijing juga bisa,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/11).
Tidak hanya itu, penggunaan di Korea Selatan pun ditargetkan menyusul segera. “Nanti teman-teman mau beli tteokbokki di Seoul juga bisa,” tambahnya. BI juga terus mendorong perluasan interkoneksi ke negara lain, termasuk India.
Langkah ini sejalan dengan upaya BI memudahkan transaksi harian masyarakat Indonesia di luar negeri tanpa repot menukar uang atau mengunduh aplikasi tambahan. Hingga kini, QRIS sudah terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan mulai diuji coba dengan Korea Selatan.
Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya mengungkapkan bahwa uji coba interkoneksi QRIS dilakukan untuk mempermudah perdagangan bilateral dan mendukung sektor pariwisata, terutama bagi pelaku UMKM. QRIS yang diluncurkan pada 2019 kini telah memiliki hampir 60 juta pengguna, termasuk 40 juta pelaku UMKM, dengan total transaksi digital Indonesia mencapai sekitar 37 miliar per tahun.
Uji coba QRIS dengan China dimulai pada 17 Agustus, bertepatan dengan HUT ke-80 RI. BI menargetkan penggunaan penuh QRIS antarnegara dengan China dapat berjalan setelah semua aspek teknis dan operasional dinyatakan siap.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
