Zulhas: Indonesia Harus Kembali Kuat Seperti Era 1980-an

avatar
· Views 118

Zulhas: Indonesia Harus Kembali Kuat Seperti Era 1980-an

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto bertujuan mengembalikan kejayaan Indonesia seperti pada awal 1980-an, masa di mana bangsa ini dikenal mandiri dalam bidang industri dan teknologi.

Pada era tersebut, Indonesia telah mampu membuat pesawat terbang, membangun galangan kapal, mengembangkan industri petrokimia dan pupuk, hingga meluncurkan satelit komunikasi Palapa B2 — sebuah simbol kemandirian nasional.


“Kita ingin Indonesia kuat seperti era awal 80-an. Saat itu kita sudah bisa bikin pesawat, punya PT PAL, industri petrokimia, pabrik pupuk, bahkan satelit Palapa B2,” ujar Zulhas saat pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (15/10/2025).


Menurut Zulhas, semangat kemandirian tersebut kini mulai dihidupkan kembali melalui tiga program utama Presiden Prabowo, yaitu:

  1. Hilirisasi industri,
  2. Penguatan sumber daya manusia (SDM), dan
  3. Swasembada pangan dan energi.

Ia menjelaskan, hilirisasi menjadi langkah penting agar Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan beralih ke industri pengolahan bernilai tambah tinggi. Untuk mendukung hal itu, pemerintah telah membentuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai motor pengelolaan investasi sumber daya alam di dalam negeri.


“Ada tiga program utama Bapak Presiden, salah satunya hilirisasi. Karena itu lahirlah Danantara,” kata Zulhas.


Selain hilirisasi, pemerintah juga memperkuat SDM melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82 juta penerima manfaat. Zulhas menyebut program ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul dan sehat.

Pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap kedaulatan pangan, bukan hanya pada beras dan karbohidrat, tetapi juga protein agar gizi masyarakat terpenuhi secara seimbang.


“Kalau kita ingin berdaulat dan kuat, kita harus swasembada pangan dalam arti luas — mencakup karbohidrat dan protein,” jelas Zulhas.


Di bidang energi, pemerintah menargetkan penghentian impor solar mulai tahun depan, seiring peningkatan kadar campuran biofuel dari B40 menjadi B50. Selain itu, Indonesia juga akan mulai menggunakan bensin campuran etanol atau metanol 10 persen sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih dan terbarukan.

Zulhas menegaskan, seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari agenda besar kebangkitan Indonesia yang membutuhkan kolaborasi dan kesamaan visi dari seluruh pihak.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest