Mau 17 Agustusan, Asing Malah Ramai-Ramai Kabur dari Pasar Keuangan RI, Kenapa?

avatar
· Views 612


Mau 17 Agustusan, Asing Malah Ramai-Ramai Kabur dari Pasar Keuangan RI, Kenapa?


Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-80, pasar keuangan Indonesia justru diterpa tekanan. Dana asing dilaporkan terus mengalir keluar (capital outflow) dari pasar domestik, baik di saham, obligasi, maupun instrumen jangka pendek Bank Indonesia.


Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sepanjang 28–31 Juli 2025, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) di semua instrumen keuangan:

  • Rp2,27 triliun di pasar saham,
  • Rp1,37 triliun di Surat Berharga Negara (SBN),
  • Rp12,6 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Total sepanjang Juli saja, dana asing yang keluar dari pasar keuangan Indonesia mencapai lebih dari Rp45,93 triliun. Dan tren ini berlanjut ke awal Agustus, di mana asing kembali mencatat net sell sebesar Rp1,74 triliun hanya dalam dua hari (1–2 Agustus).


Sentimen Global Jadi Biang Kerok

Kepala Ekonom BCA, David Sumual, menyebut tekanan ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan global, terutama perubahan arah kebijakan moneter AS. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan serta sikap hawkish bank sentral AS (The Fed) telah mengurangi harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Namun, revisi mengejutkan dari data tenaga kerja AS yang dirilis Jumat lalu langsung mengubah arah sentimen. Harapan pun kembali muncul bahwa pemangkasan suku bunga The Fed bisa terjadi pada pertemuan September mendatang.


“Saat ini, fluktuasi pasar lebih didorong naik-turunnya ekspektasi terhadap arah kebijakan The Fed,” ujar David


PDB RI dan Tarif AS Jadi Sorotan

Di sisi lain, pelaku pasar juga sedang menanti data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II yang dinilai kurang menggembirakan. Kekhawatiran akan melambatnya ekspor juga muncul akibat kebijakan tarif baru dari AS terhadap negara mitra dagang.


“Outlook PDB kuartal kedua tidak terlalu meyakinkan, ditambah tekanan tarif bisa mempersempit ruang ekspor kita,” lanjut David.


Investor Global Main Aman, Beralih ke Safe Haven

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menambahkan bahwa banyak investor global kini mengalihkan dana mereka ke aset safe haven seperti obligasi pemerintah AS (US Treasury), menyusul membaiknya ekonomi Negeri Paman Sam. Pertumbuhan ekonomi AS kuartal II yang mencapai 3% dan data tenaga kerja yang solid membuat investor lebih berhati-hati mengambil risiko di pasar negara berkembang.

Hal ini berdampak pada pasar Indonesia, yang mengalami kenaikan yield obligasi dan pelemahan indeks harga obligasi sebesar 0,11% pada akhir Juli. Tekanan juga dirasakan pada nilai tukar rupiah, meskipun tidak terlalu tajam.


Namun, Ada Sisi Terang di Tengah Tekanan

Meski asing hengkang, Josua melihat beberapa indikator domestik tetap menunjukkan ketahanan:

  • Inflasi Juli 2025 masih terkendali di level 2,37% (year-on-year),
  • Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 62 bulan berturut-turut,
  • Dan bank-bank domestik aktif menyerap SBN hingga lebih dari Rp50 triliun di pekan terakhir Juli.

Ke depan, Josua optimistis pasar keuangan Indonesia masih punya peluang rebound. Penurunan tarif AS terhadap produk Indonesia dari 32% menjadi 19% disebutnya bisa mengurangi tekanan pada rupiah dan membuka peluang penguatan dalam tiga bulan ke depan, terutama jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga lebih agresif hingga 75 basis poin tahun ini.


Kesimpulan: Outflow Belum Akhir Segalanya

Keluarnya dana asing dari pasar Indonesia memang menjadi perhatian, namun para analis menilai kondisi ini masih dalam batas wajar. Selama fundamental ekonomi domestik tetap terjaga dan sentimen global membaik, arus dana asing bisa kembali masuk dalam beberapa bulan mendatang.

Yang perlu diperhatikan saat ini adalah perkembangan negosiasi dagang global, arah suku bunga The Fed, dan rilis data ekonomi dalam negeri.


#indonesia##SahamIndonesia##Economy##BeritaBursa#

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 1
avatar
jadi sebenernya masih wajar aja ya, gaperlu panik dulu

- 끝 -

  • tradingContest