
Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Senin (4/8), berada di posisi Rp16.440 per dolar Amerika Serikat. Penguatan ini setara dengan kenaikan 72 poin atau sekitar 0,44 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang regional turut menunjukkan tren positif. Dolar Singapura naik 0,10 persen, peso Filipina menguat 0,92 persen, dan baht Thailand bergerak tipis naik 0,06 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, mata uang utama negara-negara maju mencatatkan pergerakan yang bervariasi. Poundsterling Inggris menguat 0,13 persen, sedangkan euro Eropa sedikit turun 0,01 persen. Franc Swiss mencatat pelemahan 0,31 persen, dan dolar Kanada terkoreksi tipis sebesar 0,03 persen.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah ini didorong oleh pelemahan signifikan dolar AS, yang terjadi setelah rilis data ketenagakerjaan non-farm payroll (NFP) Amerika Serikat menunjukkan hasil yang di bawah ekspektasi.
"Data NFP yang sangat lemah meningkatkan ekspektasi pasar bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga acuannya," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Untuk perdagangan hari ini, Lukman memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.350 hingga Rp16.500 per dolar AS, bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan lanjutan dari data ekonomi global.
편집됨
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

- 끝 -