- PMI Gabungan Bank Judo naik ke 51,7 pada bulan Agustus, naik dari 51,4 pada bulan Juli, menandakan ekspansi tercepat dalam tiga bulan. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan aktivitas jasa, dengan PMI Jasa mencapai 52,5 pada bulan Agustus, naik dari 52,2 pada bulan Juli, menandai bulan ketujuh berturut-turut pertumbuhan di sektor jasa.
- PMI Manufaktur ISM AS naik tipis menjadi 47,2 pada bulan Agustus dari 46,8 pada bulan Juli, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 47,5. Ini menandai kontraksi ke-21 dalam aktivitas pabrik AS selama 22 bulan terakhir.
- Izin Mendirikan Bangunan di Australia melonjak 10,4% dari bulan ke bulan pada bulan Juli, pulih tajam dari penurunan 6,5% pada bulan Juni, menandai pertumbuhan terkuat sejak Mei 2023. Secara tahunan, tingkat pertumbuhan mencapai 14,3%, pemulihan signifikan dari penurunan sebelumnya sebesar 3,7%.
- PMI Manufaktur Caixin Tiongkok naik menjadi 50,4 pada bulan Agustus, naik dari 49,8 pada bulan Juli, yang patut dicatat mengingat hubungan perdagangan Tiongkok yang erat dengan Australia.
- Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pada hari Jumat bahwa Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) meningkat sebesar 2,5% tahun-ke-tahun pada bulan Juli, sesuai dengan pembacaan sebelumnya sebesar 2,5% tetapi lebih rendah dari perkiraan 2,6%. Sementara itu, PCE inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, naik sebesar 2,6% tahun-ke-tahun pada bulan Juli, konsisten dengan angka sebelumnya sebesar 2,6% tetapi sedikit di bawah perkiraan konsensus sebesar 2,7%.
- Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 3,0% pada kuartal kedua, melampaui tingkat pertumbuhan yang diharapkan dan sebelumnya sebesar 2,8%. Selain itu, Klaim Pengangguran Awal menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun menjadi 231.000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 23 Agustus, turun dari 233.000 sebelumnya dan sedikit di bawah yang diharapkan yaitu 232.000.
- Belanja Modal Swasta Australia secara tak terduga turun sebesar 2,2% pada kuartal kedua, berbalik dari ekspansi 1,9% yang direvisi naik pada periode sebelumnya dan gagal memenuhi ekspektasi pasar untuk kenaikan sebesar 1,0%. Ini menandai kontraksi pertama dalam belanja modal baru sejak kuartal ketiga tahun 2023.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
