- Indikator pasar mata uang asing menunjukkan adanya arus masuk, kemungkinan besar disebabkan oleh dana pasif yang membeli obligasi, namun banyak pelaku pasar mengatakan arus masuk lebih rendah dari perkiraan. Para pedagang memperkirakan arus masuk mencapai $2 miliar yang tersebar pada hari Kamis dan Jumat.
- Tolok ukur ekuitas India, Sensex dan Nifty 50, mengakhiri paruh pertama tahun kalender ini dengan catatan positif. Nifty 50 naik 10.5%, sedangkan Sensex naik 9.4% dalam enam bulan pertama tahun 2024, mencapai rekor tertinggi masing-masing 24,174 dan 79,671.58.
- Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS meningkat 2,6% YoY di bulan Mei, dibandingkan 2,7% di bulan April. Angka ini sesuai dengan ekspektasi pasar. Inflasi PCE inti naik 2,6% YoY di bulan Mei dari 2,8% di bulan April, sejalan dengan estimasi.
- Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Jumat bahwa kebijakan moneter berhasil, namun masih terlalu dini untuk mengatakan kapan waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga. Daly lebih lanjut menyatakan, “Jika inflasi tetap stabil atau turun secara perlahan, suku bunga perlu dinaikkan lebih lama.”
- Purchasing Managers Index (PMI) ISM AS diperkirakan membaik menjadi 49,0 di bulan Juni dari 48,7 di bulan Mei.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
