POUND STERLING MELEMAH KARENA INFLASI LEMAH DAN SENTIMEN RISK-OFF DI INGGRIS

avatar
· Views 96



  • Pound Sterling diperkirakan akan tetap berada di bawah tekanan karena data CPI Inggris bulan Februari yang lebih rendah dari perkiraan.
  • Inflasi Inggris yang lemah memperkuat ekspektasi pasar terhadap BoE untuk mulai menurunkan suku bunga pada bulan Agustus.
  • Pergerakan Dolar AS selanjutnya akan dipandu oleh pertemuan kebijakan moneter The Fed.

Pound Sterling (GBP) berubah fluktuatif di sesi London hari Rabu karena Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris melaporkan data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Februari. Inflasi umum dan inti tahunan masing-masing melambat menjadi 3,4% dan 4,5%. Inflasi yang lebih rendah diperkirakan akan memungkinkan para pengambil kebijakan Bank of England (BoE) untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga lebih awal dari perkiraan para pelaku pasar.

Investor harus bersiap menghadapi volatilitas tinggi pada Pound Sterling karena BoE akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter keduanya pada tahun 2024 pada hari Kamis. Investor memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga tetap stabil di 5,25%, namun data inflasi yang lemah mungkin memungkinkan pembuat kebijakan untuk memberikan panduan yang sedikit dovish mengenai suku bunga.

Sementara itu, investor tetap menghindari risiko menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed), yang akan diumumkan pada pukul 18:00 GMT (18:00 WIB). Investor akan sangat fokus pada dot plot dan proyeksi ekonomi yang diperbarui setiap triwulan karena The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5,25%-5,50%. Dot plot menunjukkan proyeksi suku bunga dari pejabat Fed untuk berbagai rentang waktu.


면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest