Harga minyak naik karena meningkatnya kekhawatiran pasokan, dan spekulasi pelonggaran The Fed

avatar
· Views 86

 

Badan Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan persediaan minyak mentah dari minggu sebelumnya turun 1,5 juta barel, lebih kecil dari kenaikan 1,34 juta barel yang diperkirakan para analis. Data lebih lanjut menunjukkan bahwa persediaan bensin turun hampir tiga kali lipat dari perkiraan sementara bahan bakar sulingan meningkat. Cadangan Minyak Strategis AS tumbuh dari 361 juta barel menjadi 361,8 juta barel seiring AS melakukan penimbunan kembali persediaannya. Setelah data tersebut dirilis, WTI naik setinggi $79,32 namun menetap di bawah angka $79,00.

Selain itu, peristiwa geopolitik terus mendorong harga minyak. Ukraina menyerang kilang Rusia, menyebabkan kebakaran di kilang minyak pada hari Rabu. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan hal itu merupakan upaya untuk mengganggu pemilihan presiden Rusia.

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tetap berpegang pada perkiraan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 2,25 juta barel per hari pada tahun 2024, yang melebihi perkiraan para analis.

Pada hari Kamis, Badan Energi Internasional (IEA) diperkirakan akan memperbarui angkanya, yang diperkirakan lebih rendah dibandingkan angka OPEC.

Selain faktor-faktor tersebut, spekulasi bahwa bank sentral utama akan mulai memangkas biaya pinjaman mungkin akan mendorong harga WTI lebih tinggi. Ketika Federal Reserve mulai melonggarkan kebijakannya, Greenback akan berada di bawah tekanan dan mendukung kenaikan harga minyak


면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest