Rupee India melemah karena sedikit pemulihan Dolar AS.
Perekonomian India diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,3% pada tahun fiskal saat ini.
Angka pertumbuhan Produk Domestik Bruto AS (Q4) akan dirilis pada hari Kamis nanti.
Rupee India (INR) melemah pada hari Kamis di tengah pembaruan permintaan Dolar AS (USD). Menurut perkiraan awal pendapatan nasional yang dikeluarkan oleh Kantor Statistik Nasional pada awal bulan Januari, perekonomian India diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,3% pada tahun fiskal saat ini, bahkan melebihi ekspektasi paling optimis dari para ahli. Meskipun demikian, kekhawatiran mengenai kenaikan inflasi dan harga minyak mentah yang lebih tinggi akibat ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah mungkin membatasi kenaikan INR dalam waktu dekat.
Investor akan mengambil lebih banyak isyarat dari data ekonomi AS yang selanjutnya dapat berdampak pada ekspektasi penurunan suku bunga di Amerika Serikat. Produk Domestik Bruto Tahunan AS (Q4) pendahuluan akan dirilis pada hari Kamis, yang diperkirakan meningkat sebesar 2,0%.
Pasar India akan tutup pada hari Jumat untuk Hari Republik. Perhatian akan beralih ke rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE Inti) AS untuk bulan Desember. Selain itu, anggaran sementara India untuk tahun fiskal 2024–25 (FY25) akan dipublikasikan pada tanggal 1 Februari.
더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.