GBP/JPY mencetak penurunan tiga hari berturut-turut, mempertahankan penurunan ringan di level terendah dua minggu akhir-akhir ini.
Surutnya kekhawatiran terhadap suku bunga yang lebih tinggi, optimisme AS-Tiongkok, dan kekhawatiran mengenai intervensi BoJ yang akan membebani imbal hasil.
Katalis risiko, inflasi Jepang diperkirakan akan mendapatkan arah yang jelas.
Penjual GBP/JPY mendekati angka bulat 184,00 pada jam-jam awal pembukaan pasar Tokyo pada hari Kamis. Dengan demikian, pasangan mata uang silang ini membenarkan suasana hati-hati pasar menjelang data/peristiwa penting dan juga mempertahankan bias bearish hari sebelumnya di tengah suramnya imbal hasil obligasi Treasury dan ekspektasi campur tangan Bank of Japan (BoJ).
GBP/JPY tetap defensif di sekitar 184,00, dekat dengan 184,15 pada saat berita ini dimuat, karena sentimen berkurang pada dimulainya Simposium Jackson Hole tahunan yang berlangsung selama dua hari.
Meskipun demikian, angka Indeks Manajer Pembelian (IMP) Inggris yang suram untuk bulan Agustus, dibandingkan dengan IMP Jepang yang lebih kuat, menenggelamkan harga GBP/JPY di tengah kekhawatiran resesi Inggris. Yang juga membebani pasangan mata uang ini adalah penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS.
Pada hari Rabu, pembacaan awal IMP Manufaktur S&P Global/CIPS Inggris turun menjadi 42,5 untuk bulan Agustus dari 45,3 versus perkiraan pasar 45,0 sedangkan Jasa juga turun tipis menjadi 48,7, dibandingkan dengan perkiraan 50,8 dan 51,5 pada bulan sebelumnya. Dengan demikian, PMI Komposit S&P Global/CIPS untuk Inggris turun menjadi 47,9 pada bulan tersebut dari 50,8 sebelumnya dan estimasi analis sebesar 50,3.
Di dalam negeri, pembacaan pertama PMI Manufaktur Jibun Bank Jepang untuk bulan Agustus meningkat menjadi 49,7 dari 49,6, dibandingkan perkiraan 49,5, sedangkan Jasa naik menjadi 54,3 untuk bulan tersebut dari angka sebelumnya 53,8.
Di tempat lain, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun menunjukkan penurunan harian terbesar dalam tiga minggu yang menggambarkan optimisme pasar, lesu di sekitar 4,19% pada saat ini.
Terlepas dari katalis yang disebutkan di atas, berita utama optimis seputar hubungan perdagangan AS-Tiongkok juga memperbaiki suasana dan membebani harga GBP/JPY. Meskipun demikian, kunjungan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo ke Beijing, yang dijadwalkan minggu depan, menandakan harapan perbaikan dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok. Hal serupa juga terjadi pada awal minggu ini yang menunjukkan bahwa AS akan menghapus 27 entitas Tiongkok dari Daftar Belum Terverifikasi, sehingga mencabut sanksi terhadap entitas tersebut dan melemahkan harapan untuk meningkatkan hubungan diplomatik.
Yang terpenting, berkurangnya bias hawkish terhadap Bank of England (BoE) versus harapan keluarnya Bank of Japan (BoJ) dari kebijakan moneter ultra-longgar mendukung penurunan GBP/JPY. Oleh karena itu, data Indeks Harga Konsumen (CPI) Tokyo pada hari Jumat dan pidato para gubernur bank sentral akan sangat penting untuk menentukan arah jangka pendek.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
