Pasar saham Asia diperdagangkan beragam karena investor khawatir akan kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi.
Aktivitas industri Jepang mengalami kontraksi selama tiga bulan berturut-turut di bulan Agustus.
Pelaku pasar akan fokus pada data PMI Global S&P AS yang dirilis pada hari Rabu.
Pasar saham Asia diperdagangkan beragam pada hari Rabu di tengah suasana hati-hati di pasar. Ekuitas Asia masih berada di bawah tekanan di tengah ketakutan akan kenaikan suku bunga di AS dan peningkatan imbal hasil (yield) AS. Investor menunggu data PMI AS yang akan dirilis pada hari Rabu untuk mencari dorongan baru.
Pada saat ini, Shanghai di Tiongkok turun 0,55% menjadi 3.103, Indeks Komponen Shenzhen turun 1,11% menjadi 10.259, dan Hang Sang di Hong Kong naik 0,38% menjadi 17.854. NIFTY 50 India turun 0,1%, Kospi Korea Selatan turun 0,55%, Nikkei Jepang naik 0,17% dan Indeks Tertimbang Taiwan naik 0,73%
Pernyataan Departemen Perdagangan AS pada Selasa malam melaporkan bahwa Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo bertemu dengan duta besar Tiongkok Xie Feng, dan melakukan diskusi produktif sebelum keberangkatannya ke Tiongkok, menurut Reuters. Berita utama seputar hubungan AS-Tiongkok masih menjadi fokus dan ketegangan baru antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia mungkin memberikan tekanan pada pasar regional.
Perekonomian Tiongkok telah melemah akibat memburuknya kemerosotan properti dan lambatnya belanja konsumen, sehingga mendorong seruan untuk langkah-langkah stimulus lebih lanjut oleh pemerintah. Namun pihak berwenang Tiongkok ragu-ragu untuk meningkatkan kebutuhan pinjaman negaranya. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Tiongkok dan dampaknya terhadap negara lain.
Di Jepang, data terbaru menunjukkan aktivitas industri Jepang mengalami kontraksi selama tiga bulan berturut-turut di bulan Agustus. Data awal dari Jibun Bank mengungkapkan bahwa PMI manufaktur Jepang untuk bulan Agustus meningkat menjadi 49,7 dari 49,6. Hasilnya lebih rendah dari perkiraan 49,5. Sedangkan PMI Jasa naik dari 53,8 menjadi 54,3 pada periode yang sama.
Di India, NIFTY 50 adalah salah satu yang berkinerja terbaik di pasar negara berkembang. Namun, kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga AS dan lambatnya pemulihan ekonomi Tiongkok telah menghentikan kenaikan tersebut.
Pelaku pasar akan mencermati data PMI Global S&P AS yang akan dirilis nanti di sesi Amerika Utara. Pekan ini, perhatian akan beralih ke simposium tahunan Jackson Hole pada hari Kamis dan pidato Ketua Fed Powell pada hari Jumat. Pidato tersebut dapat memberikan wawasan mengenai kondisi perekonomian dan petunjuk mengenai apakah inflasi terkendali atau apakah kenaikan suku bunga tambahan diperlukan untuk memerangi inflasi.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
