NZD/USD TERUS PADA KEUNTUNGAN INTRADAY SEDERHANA DI ATAS pertengahan 0,5900an PADA USD yang LEBIH LEMAH

avatar
· Views 108


 

 NZD/USD memperoleh beberapa tindak lanjut traksi pada hari Rabu di tengah pelemahan moderat USD.

 Harapan akan lebih banyak stimulus Tiongkok dan tanda-tanda meredanya ketegangan AS-Tiongkok semakin memberikan dukungan.

 Ekspektasi Fed yang hawkish akan membatasi penurunan USD dan membatasi kenaikan menjelang IMP AS.

 Pasangan NZD/USD menarik beberapa aksi beli-saat-turun selama sesi Asia pada hari Rabu dan naik ke tertinggi baru harian, di sekitar wilayah 0,5965 dalam satu jam terakhir.  Harga spot bergerak kembali di atas Simple Moving Average (SMA) 200 jam dan sekarang mungkin akan melanjutkan pemulihan dari level di bawah 0,5900 atau level terendah sejak November 2022 yang dicapai awal pekan ini.


 Kenaikan intraday disponsori oleh penurunan kecil Dolar AS (USD), yang disebabkan oleh beberapa aksi ambil untung setelah nada yang sedikit lebih lemah di seputar imbal hasil obligasi Treasury AS dan dengan latar belakang kenaikan baru-baru ini menjadi lebih dari dua bulan.  puncak.  Selain itu, harapan akan lebih banyak stimulus dari Tiongkok, serta tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok, semakin menguntungkan mata uang antipodean, termasuk Dolar Selandia Baru (NZD).


 Perlu diingat bahwa Biro Industri dan Keamanan (BIS) Departemen Perdagangan AS mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan menghapus 27 entitas Tiongkok dari Daftar Belum Terverifikasi.  Tiongkok menyambut baik langkah tersebut dan mengatakan bahwa hal ini kondusif bagi perdagangan normal antara kedua negara.  Hal ini terjadi menjelang kunjungan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo ke Tiongkok pada 27-30 Agustus, untuk pertemuan dengan pejabat senior Tiongkok dan para pemimpin bisnis AS.


 Namun demikian, meningkatnya kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi di Tiongkok akan membatasi optimisme di pasar dan Kiwi yang sensitif terhadap risiko, yang tidak bereaksi banyak terhadap data domestik yang tidak mengesankan.  Faktanya, Statistik Selandia Baru melaporkan bahwa Penjualan Ritel turun sebesar 1% selama kuartal kedua (Q2) tahun 2023, menandai peningkatan dari penurunan 1,6% pada kuartal sebelumnya dan mengalahkan perkiraan kontraksi 2,6%.


 Selain itu, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) telah mengindikasikan bahwa pihaknya telah melakukan kenaikan suku bunga.  Hal ini, seiring dengan menguatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, memerlukan kehati-hatian sebelum memasang taruhan bullish agresif pada pasangan NZD/USD.  Pelaku pasar sekarang menantikan rilis data PMI awal dari AS untuk mencari dorongan yang berarti.


 Namun, fokusnya akan tetap tertuju pada Simposium Jackson Hole yang penting, di mana komentar Ketua Fed Jerome Powell akan diteliti dengan cermat untuk mendapatkan petunjuk mengenai jalur kenaikan suku bunga di masa depan.  Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran penting dalam mempengaruhi dinamika harga USD jangka pendek dan membantu menentukan arah pergerakan pasangan NZD/USD selanjutnya.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest