Transaksi Aset Kripto Tembus Rp859 Triliun, Bappebti: Naik 1.200 Persen!

avatar
· Views 82

Transaksi Aset Kripto Tembus Rp859 Triliun, Bappebti: Naik 1.200 Persen!

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat nilai transaksi aset kripto hingga 2021 sudah menembus di angka Rp859,4 triliun atau naik 1.222,84 persen dari torehan 2020 yang berada di posisi Rp64,9 triliun.

Pelaksana tugas Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan nilai transaksi aset kripto yang cukup tinggi itu turut diikuti dengan pertumbuhan jumlah pelanggan yang mencapai 11,2 juta orang pada akhir 2021.

“Peningkatan transaksi mencapai puncaknya pada bulan April dan Mei 2021, untuk Februari 2022 transaksi aset kripto sudah mencapai Rp83,8 triliun dengan jumlah pelanggan Rp12,4 juta atau bertambah 532.102 orang,” kata Wisnu saat rapat dengar pendapat bersama dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Kendati demikian, Wisnu mengakui, kelembagaan perdagangan aset kripto di dalam negeri yang terdiri dari Bursa Aset Kripto, Kliring Berjangka, Pengelola Tempat Penyimpanan atau Kustodian hingga Pedagang Fisik Aset Kripto belum ada secara keseluruhan.

“Saat ini entitas yang sudah ada yaitu calon pedagang aset kripto di mana sudah ada 18 calon pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Bappebti namun ada satu perusahaan yang dibekukan Bappebti karena tidak memenuhi kewajiban,” kata dia.

Adapun, Bappebti telah menetapkan 229 aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik dalam negeri. Dia mengatakan lembagannya bakal terus mengevaluasi jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di Tanah Air.

Menurutnya, jenis aset kripto akan terus dievaluasi mengikuti arah perkembangan aset kripto.

Selain itu, nilai transaksi perdagangan berjangka komoditas (PBK) turut mengalami peningkatan sebesar 33,52 persen dengan notional value mencapai Rp24.569,32 triliun terpaut lebar dari pencatatan 2020 di angka Rp18.402,53 triliun.

Adapun, Nilai Penerbitan Resi Gudang (RSG) mengalami peningkatan sebesar 169,3 persen di angka Rp515,05 miliar pada tahun ini. Sementara itu, nilai pembiayaan dari SRG juga mengalami peningkatan mencapai 200.95 persen di angka Rp354,29 miliar.

“Bappebti juga mengawasi transaksi yang diselenggarakan bursa berjangka salah satunya aset kripto untuk memberikan kepastian hukum dan memberikan perlindungan terhadap pelaku usaha perdagangan aset kripto dan mencegah tindak pencucian uang,” kata dia.

Dicetak ulang dari Ekonomi Bisnis, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 2

  • tradingContest