Cara Jitu Menghindari Penipuan Berkedok Forex

avatar
· Views 134

Dewasa ini, trading forex semakin dikenal oleh masyarakat luas karena besarnya peluang yang ditawarkan oleh bisnis tersebut. Tetapi sialnya, kebanyakan orang yang ingin mendapatkan uang dalam waktu singkat tak lagi menggunakan akal sehat. Mereka tak lagi berpikir apakah mereka benar-benar melakukan trading forex atau hanya sekedar penipuan berkedok forex. Yang tergambar di pikiran mereka hanyalah jalan cepat menjadi kaya, tanpa mau berusaha mengetahui lebih dalam apa dan bagaimana trading forex itu.

Akhirnya mereka terjebak oleh para penipu berkedok forex itu karena tergiur iming-iming keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan bunga deposito. Mereka menjadi korban para penipu yang biasa disebut dengan forex scammer.

Penipuan berkedok forex – atau forex scam – ada beberapa bentuk, tetapi pada intinya tetap menawarkan janji yang menggiurkan. Bahkan ada yang berani memberikan jaminan 100% pasti untung.

Anda harus mengenali para scammer itu agar tak terjebak dalam jerat penipuan mereka. Setidaknya ada dua jenis forex scam yang banyak beredar di internet, seperti yang dipaparkan berikut ini:

1. Signal Sellers/Penjual Sinyal
Kalau Anda mencari lewat Google dengan kata kunci “forex signal” pasti Anda akan menemukan website yang isinya menjual sinyal atau menjual sistem trading. Mereka biasanya mengklaim bahwa sistem atau sinyal yang mereka sediakan memiliki akurasi hingga 100%. Untuk lebih meyakinkan Anda, mereka melampirkan bukti hasil trading yang katanya menggunakan sistem mereka tersebut. Namun jangan gampang terkecoh dengan “bukti trading” tersebut karena bukti-bukti semacam itu sangat gampang direkayasa.

Selain itu biasanya mereka akan mengenakan biaya langganan, misalnya harian, mingguan, bulanan, atau tahunan. Nah, sampai di sini apakah Anda tidak curiga? Logikanya: jika mereka bisa menemukan sistem yang katanya 100% akurat, mengapa tidak mereka pakai sendiri untuk trading dan menjadi kaya raya? Mengapa mereka harus repot-repot membangun sebuah website dan menjual sinyal atau sistem trading tersebut, jika untuk menjadi kaya memang semudah itu?

2. HYIP (High Yield Investment Program)
Model scam HYIP (High Yield Invesment Program) ini mulai menjamur sejak beberapa tahun yang lalu. Mereka menawarkan sejumlah keuntungan yang cukup menggiurkan dan akan dibayarkan dalam periode tertentu, misalnya anda akan diberi keuntungan 20% fix tiap bulan.

Padahal, yang mereka lakukan hanyalah “money game” dengan Skema Ponzi, di mana investor lama akan mendapatkan keuntungan yang diambil dari dana yang disetorkan oleh investor baru. Bisnis forex hanya sebagai kedok saja. Contoh kasus di Indonesia, pernah ada yaitu Cahaya Forex di Yogyakarta, yang menawarkan keuntungan tetap perbulan dan mengklaim bahwa dana mereka diputar di trading forex, padahal itu bohong belaka. Uang nasabah justru hilang entah ke mana.

3. Regulation
Hal yang paling penting apabila anda ditawari untuk trading forex yaitu dari sisi legalitas. Di Indonesia, ada Bappebti, KBI dan BBJ. Pastikan perusahaan tersebut terdaftar di badan regulasi negara terkait.

Dicetak ulang dari Kompasiana, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

 

 

 

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest