Cara Broker Forex Menghasilkan Keuntungan

avatar
· Views 127

Cara Broker Forex Menghasilkan Keuntungan

Saat melakukan trading Forex, kebanyakan orang tidak terpikirkan bagaimana caranya para perusahaan broker forex menghasilkan uang. Namun, sebenarnya ini adalah hal mendasar yang harus Anda pahami sebelum mulai trading forex, karena Anda sebaiknya memahami bagaimana cara perputaran uang dalam sistem perdagangan Forex ini.

Tidak ada yang lebih peduli terhadap akun trading Anda selain dari diri Anda sendiri. Dalam artikel ini, akan membahas tentang bagaimana para Broker Forex menghasilkan uang, dan apa saja peran mereka dalam memfasilitasi likuiditas.

Cara Broker Forex Menghasilkan Keuntungan

Memahami bagaimana para Broker Forex menghasilkan uang dapat membantu Anda dalam memilih Broker Forex yang tepat. Sebagian besar Broker mengenakan sejumlah biaya untuk memperoleh keuntungan dari para klien mereka. Maka sebaiknya Anda mengenal lebih jauh tentang opsi-opsi trading untuk membantu Anda mengetahui kemana uang Anda akan dipergunakan.

Sebagian Broker Forex akan mengenakan komisi per transaksi, sementara ada juga yang mengenakan fee berupa spread, yaitu selisih antara harga jual (bid price) dan harga beli (ask price). Cara utama para Broker Forex menghasilkan uang adalah dengan mengambil spread/selisih tersebut, atau dengan mengenakan fee tetap per putaran transaksi. Namun saat ini sudah jarang sekali Broker yang melakukan hal tersebut, oleh karena komoditas persaingan Forex membuat fee yang dibebankan kepada para klien menjadi lebih rendah.

Sangat disayangkan bahwa ada sebagian Broker Forex yang menyatakan di awal bahwa mereka melakukan perdagangan Tanpa Komisi, namun sebenarnya mereka membebankan biaya yang lebih tinggi terhadap spread/selisih yang diperoleh untuk menutupi kekurangan pendapatan mereka.

Spread/selisih ini ada yang bernilai tetap, namun ada juga yang nilainya variatif. Dalam kumpulan likuiditas spread/selisih yang bervariatif, maka besarnya nilai spread/selisih akan bergantung pada berapa banyaknya jumlah transaksi penawaran di pasar perdagangan.Apabila ada pengumuman yang berdampak signifikan, seperti pengumuman Nonfarm Payroll Numbers (NFP) yang akan keluar dari pasar Amerika Serikat, maka nilai spread/selisih biasanya akan membesar.

Oleh karena itu, dalam kondisi pasar yang fluktuatif, Anda mungkin akan membayar spread/selisih yang lebih besar dari perkiraan Anda. Maka spread/selisih yang bernilai tetap/fix sebenarnya lebih menguntungkan bagi Anda, karena setidaknya Anda sudah tahu berapa biaya yang harus dibayarkan kepada para Broker untuk jasa memfasilitasi jual beli ini.

Sebagian Broker Forex akan mengenakan biaya tambahan untuk “peringatan dan bocoran info” sebagai layanan tambahan bagi para kliennya. Contohnya, ada yang menawarkan sinyal-sinyal perdagangan, ada yang menawarkan analisis mendalam, dan ada juga yang menawarkan kelas pendidikan privat dan seminar online (webinar) untuk para klien yang bersedia membayar lebih atau bagi para klien yang memiliki akun dengan limit besar.

Dengan demikian, apabila Anda sudah paham tentang trading dan juga memiliki teknik pengelolaan keuangan yang baik, maka hal-hal tersebut diatas tidak lagi Anda perlukan.

Cara lain yang dilakukan sebagian Broker Forex untuk menghasilkan uang adalah dengan membiayai “pinjaman”. Perlu diingat, bahwa ketika Anda membeli atau melakukan short position atas sebuah mata uang dengan margin, maka sebenarnya Anda sedang mengambil pinjaman. Hal ini bisa menjadi agak rumit dan tidak dapat diprediksi, tetapi cukup untuk menyimpulkan bahwa para Broker Forex dengan kuantitas transaksi yang banyak akan mendapatkan pembayaran bunga dari pasar antar bank yang nyata, dan Anda tidak memiliki peran apapun dalam hal ini.

Dengan posisi Anda sebagai retail trader, maka sebenarnya Anda tidak akan memiliki peran apapun dalam pasar antar bank yang nyata tersebut, karena harus ada permintaan dalam skala besar untuk dapat turut serta dalam pasar tersebut. Pada umumnya, Broker Forex akan bekerjasama dengan para penyedia likuiditas yang melayani permintaan dalam kuantitas yang lebih kecil, dan memungkinkan masyarakat untuk melakukan perdagangan berulang kali. Pasar antar bank yang nyata terdiri dari bank-bank terbesar di dunia, yang memang tidak melayani transaksi trading kecil senilai $ 500 misalnya.

Beberapa mitos yang beredar selama bertahun-tahun adalah bahwa para Broker Forex sedang “stop loss hunting”, yang artinya mereka memainkan harga-harga di server mereka untuk menyapu bersih sekelompok trader dalam satu kesempatan. Bahasan lebih lanjut mengenai perdebatan ini dapat dibaca di artikel “Apakah Broker Forex Mengejar Stop Loss Anda?”

 

Hal ini disebabkan oleh kondisi pasar dahulu kala yang dipenuhi dengan para “Broker Forex Tidak Teregulasi” (broker tanpa lisensi) yang dapat melakukan tindakan curang seperti itu. Maka aturan utama yang harus Anda ikuti adalah apabila Anda setia dengan Broker Teregulasi (broker resmi dengan lisensi), maka tentunya Anda tidak akan mengalami hal seperti itu.

Mitos lainnya adalah bahwa para Broker adalah merupakan para trader itu sendiri. Sejujurnya, jarang sekali ditemukan kejadian seperti ini. Para Broker hanyalah merupakan penyedia order bagi para trader. Pada kenyataannya, Anda akan terkejut jika Anda tahu bahwa betapa sedikitnya pengetahuan trading yang dimiliki oleh seseorang yang menjalankan meja Forex dalam sebuah perusahaan Broker Forex.

Mereka hanya memikirkan tentang masuknya order, analisis secara sistematis, analisis berdasarkan statistik, dan agar semua pihak mendapatkan apa yang mereka minta sesuai ketentuan yang berjalan.

Terlepas dari iklan-iklan yang Anda lihat diluar sana, yang berisikan para trader Forex dengan kemewahan mereka, pada kenyataannya sebagian besar retail trader Forex tidak memiliki uang sebanyak itu di akun mereka. Secara statistik, sebagian besar trader Forex akan kehilangan persentase besar dari akun mereka dalam waktu 90 hari, sehingga Broker Forex tidak perlu repot-repot mencurangi mereka.

Hal ini sangatlah sesuai dengan kenyataan bahwa Broker Forex harus memiliki modal besar. Misalnya, Broker Forex di Amerika Serikat harus memiliki minimal $20 juta di bank (sumber info: Reuters). Tujuan dari persyaratan modal ini adalah untuk menyerap kerugian para trader, dan agar mereka mampu membayar ketika para trader menarik (Withdraw) uang mereka. Syarat ini membuat resiko bagi pihak trader menjadi sangat rendah.

Namun sayangnya, ada Broker Forex yang dulunya hanya memiliki modal $10.000, dan kondisi ini dapat diibaratkan seperti menunggu datangnya sebuah musibah bagi para trader yang menjadi klien mereka.

Dicetak ulang dari dasarforex, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.



면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 2

  • tradingContest