
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa internet asal Amerika Serikat (AS) Verizon Communications Inc ternyata ingin menjual Yahoo Financen, salah satu situs sumber informasi keuangan dan manajemen portofolio. Hal ini diungkapkan tiga orang yang mengetahui informasi ini pada Reuters, seperti dikutip Jumat (12/7/2019).
Verizon mencari pembeli Yahoo Finance pada awal tahun ini. Padahal perusahaan tidak pernah mengumumkan rencana tersebut. Namun rencana tersebut dibatalkan karena tidak tercapai kesepakatan harga, ujar sumber tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Verizon menolak untuk mengomentari rumor penjualan situs Yahoo Finance yang jumlah pengunjungnya mencapai 100 juta lebih setiap bulan, menurut perusahaan analisis media ComScore.
"Kami tidak mengomentari rumor dan spekulasi," kata Verizon Media dalam sebuah pernyataan resmi. "Yahoo Finance merupakan bagian integral dari strategi pertumbuhan Verizon Media. Kami terus berinvestasi dalam perluasan pemrograman langsung, pemrograman audio, dan produk Yahoo Finance Premium yang baru diluncurkan. "
Yahoo dan AOL adalah dua merek besar milik Verizon Media. Selain itu, Verizon memiliki kantor berita HuffPost, situs berita teknologi Techcrunch dan Engadget, serta situs media sosial Tumblr.
Verizon telah menghabiskan US$9,2 miliar untuk membeli AOL dan Yahoo pada tahun 2015 dan 2017. Banyak pihak yang menyarankan Verizon untuk meninjau ulang bisnis media miliknya.
Dicetak ulang dari CNBC, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
