
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Verizon Communications Inc menjual bisnis medianya, yang mencakup merek ikonik, Yahoo dan AOL seharga US$ 5 miliar, atau sekitar Rp 72,18 triliun ke Apollo Global. Penjualan ini mengakhiri perjalanan Verizon di bisnis media dan periklanan digital yang terentang lebih dari satu dekade.
Kendati telah membuang miliaran dollar untuk membangun lini usaha internet, operator seluler nomer satu di Amerika Serikat (AS) itu kesulitan untuk mengimbangi Facebook Inc dan Google di bisnis iklan digital.
Apollo, yang merupakan private equity, membayar US$ 4,25 miliar, atau setara Rp 61,35 triliun dalam bentuk tunai, dan US$ 750 juta dalam bentuk saham preferen. Verizon juga tetap mengantongi 10% saham di unit media tersebut.
Pada tahun 2019, Verizon mendivestasi kepemilikannya di platform blog Tumblr. Namun tak banyak informasi yang diungkap Verizon sehubungan dengan transaksi itu. Tahun lalu, Verizon menjual situs berita HuffPost ke BuzzFeed.
Tiga tahun lalu, Verizon mengakui kerugian investasi di unit media yang sempat menyandang nama Oath tersebut, sebesar US$ 4,6 miliar, atau setara Rp 66,4 triliun. Verizon Media, nama terkini unit tersebut, bakal diubah lagi menjadi Yahoo pada saat transaksi dituntaskan, yang dijadwalkan terjadi pada paruh kedua tahun ini.
Bagi Apollo, kesepakatan pembelian itu terjadi saat segelintir pemain di bisnis internet berubah menjadi raksasa yang menguasai mayoritas pasar periklanan digital. Dominasi para pemain utama itu yang menjadi alasan regulator untk lebih ketat lagi menelisik berbagai dugaan pelanggaran aturan persaingan usaha.
Reuters melaporkan bahwa Verizon mencari pembeli Yahoo Finance pada 2019, dan beberapa industri memperkirakan bisnis itu sendiri bernilai sekitar US$ 2 miliar.
Bandingkan dengan dana senilai US$ 4,48 miliar (Rp 64,67 triliun) yang diguyurkan Verizon di Yahoo pada 2017. Saat itu, Verizon mengharapkan 1 miliar lebih pengguna Yahoo akan menjadi audiens yang subur untuk iklan online. Sedangkan nilai akuisisi Verizon atas layanan e-mail terpopuler di AS, yaitu AOL mencapai US$ 4,4 miliar (Rp 63,52 triliun) pada 2015,
Portofolio Verizon Media juga mencakup merek online seperti TechCrunch, Makers, Ryot dan Flurry, menurut situs webnya. Ini melaporkan pendapatan $ 1,9 miliar pada kuartal pertama 2021.
Dicetak ulang dari KONTAN, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
