
Liputan6.com, Jakarta - Qualcommm dikabarkan akan membuat chipset tandingan Apple M1. Hal itu disampaikan CEO Qualcomm, Cristiano Amon.
Dia mengatakan, perusahaan tidak akan kesulitan memproduksi chipset laptop untuk bersaing chipset baru buatan Apple tersebut.
Apalagi Qualcomm saat ini sudah mempekerjakan sosok penting dalam pengembangan chipset M1 milik Apple.
Mengutip Reuters via Ars Technica, Sabtu (3/7/2021), Cristiano Amon mengatakan, Qualcomm akan mencoba merancang system-on-a-chip (SoC) sendiri untuk laptop tanpa bekerja sama dengan ARM, mitranya dalam pengembangan chipset smartphone.
Chipset baru Qualcomm ini disebut-sebut akan mencakup modem 5G sekaligus CPU. "Kita perlu memiliki kinerja terdepan untuk perangkat bertenaga baterai," kata Cristiano.
“Jika ARM, yang telah menjalin hubungan dengan kami bertahun-tahun, akhirnya mengembangkan CPU yang lebih baik daripada yang dapat kami buat sendiri, maka kami memiliki opsi untuk melisensikan dari Arm,” katanya.
Lebih lanjut, Qualcomm tahun ini telah mengakuisisi startup Nuvia seharga USD 1,4 miliar sekitar Rp 20 triliun.
Nuvia adalah startup yang didirikan oleh mantan karyawan Apple dan sosok penting dalam pengembangan chipset bentukan Steve Jobs itu menjelang perilisan M1.
Cristiano mengatakan, perusahaan akan memanfaatkan akuisisi Nuvia untuk mendorong pengembangan chipset baru untuk perangkat konsumen.
Dicetak ulang dari LIPUTAN 6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
