Cara Memanfaatkan Panic Selling dalam Trading Forex

avatar
· Views 111

Cara Memanfaatkan Panic Selling dalam Trading Forex

Trading merupakan hal yang menyenangkan dan menguntungkan bila dilakukan dengan benar. Jika kamu ingin meraup keuntungan dari trading, kamu juga harus mempelajari secara mendalam, terutama strategi dalam bertrading.

Trading forex sendiri merupakan aktivitas jual beli mata uang asing yang biasanya dilakukan secara online. Namun karena kondisi pasar yang sering berubah, tidak selamanya kamu menemukan keuntungan dalam trading forex.

Terlebih dalam trading sendiri, terdapat istilah panic selling yang sangat membuat jengkel. Panic selling merupakan kondisi di mana para trader atau investor menjual asetnya karena takut akan krisis keuangan dan ekonomi yang sedang terjadi.

Hal ini terjadi ketika harga sedang bergerak ke arah bawah dengan sangat cepat pada volume yang tinggi pula. Kondisi ini biasanya disebabkan karena pelaku pasar mulai masuk untuk menetralisir pasar. Faktor lainnya juga terjadi karena para trader mulai mengambil posisi sell yang membuat harganya menjadi turun jauh.

Seperti rumusan sebab akibat, setiap yang terjadi pasti ada akibatnya dan penyebabnya. Panic selling ini terjadi karena ada sesuatu yang mengakibatkan harga menjadi turun lebih cepat. Bahkan menyebabkan pembeli dan penjual untuk masuk ke pasar demi mengendalikan tren pada kondisi ini. Lalu akhirnya, tren yang paling kuat adalah pemenangnya.

Untuk mengonfirmasi perubahan tren ini, ada banyak sekali indikator dan strategi yang bisa kamu gunakan. Kamu bisa melihatnya menggunakan kombinasi dan indikator tren. Bahkan jika hal ini terus berlanjut, penjualan mata uang akan berhenti sendiri apabila harga sudah mencapai level support.

Namun tenang, bukan berarti ketika panic selling, kamu tidak bisa meraup keuntungan. Kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan keuntungan. Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan bila terjadi panic selling.

1. Pastikan jika harga memang bergerak turun dan cepat dengan volume yang tinggi

2. Tunggu sampai volume benar-benar melonjak naik. Apabila harga sudah melonjak naik dan levelnya sudah rendah, kemudian kamu dapat membalikkan tren yang ada

3. Lihat dan perhatikan gelombang harga higher low. Jika kamu sudah melihat dan menemukannya, ini bisa kamu jadikan sebagai momen yang baik untuk membuka posisi buy

Namun, untuk mendapatkan keuntungan dalam hal ini, kamu juga harus berhati-hati. Kamu bisa mengikuti dan menerapkan tips di bawah ini saat terjadi panic selling.

1. Jika terjadi panic selling, kamu harus benar-benar memperhatikan posisinya dan jangan tergesa-gesa mengambil keputusan

2. Kamu tidak boleh diam, terlebih jika kamu memiliki posisi dari suatu mata uang. Kecuali jika kamu memang yakin bahwa harga tersebut akan naik kembali pada posisi sebelumnya

3. Jika kamu sudah menerima informasi kredibel yang mengharuskan untuk menjual, terlebih kondisi pasar juga tidak menguntungkan, kamu bisa menjual asetmu secepat mungkin agar menghindari adanya potensi kerugian.

Itulah tadi cara memanfaatkan panic selling untuk meraup keuntungan dalam bertrading. Agar keuntungan yang didapat maksimal, kamu juga harus memiliki strategi dalam menentukan posisi jual dan beli.

 

Dicetak ulang dari Tagar, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest