
Perusahaan jasa keuangan Mastercard memperluas layanan dengan mata uang kripto. Seperti dilaporkan Reuters, Mastercard menyatakan layanan ini memungkinkan konsumen untuk membeli, menjual, dan menyimpan mata uang kripto dengan dompet digital.
Layanan kripto Mastercard juga menawarkan konsumen hadiah dengan mata uang digital di bawah program loyalitas.
Raksasa kartu kredit itu menyatakan akan menawarkan layanan mata uang kripto ini dalam kemitraan dengan Bakkt Holdings, platform aset digital yang didirikan oleh pemilik NYSE, Intercontinental Exchange.
Didirikan pada 2018, Bakkt go public awal tahun ini melalui merger senilai US$ 2,1 miliar (Rp 29,76 triliun) dengan perusahaan cek kosong. Saham perusahaan naik 77%% menjadi US$ 16,19 (Rp 229.449).
Mastercard menyatakan mitranya juga dapat memungkinkan pelanggan mendapatkan dan membelanjakan hadiah dalam mata uang kripto alih-alih poin loyalitas.
Pada Februari, perusahaan telah menyatakan akan mulai menawarkan dukungan untuk beberapa mata uang kripto di jaringannya tahun ini.
Tahun lalu, pesaing Mastercard yakni Visa Inc telah bermitra dengan startup mata uang kripto BlockFi untuk menawarkan kartu kredit yang memungkinkan pengguna mendapatkan Bitcoin dari pembelian.
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, menyentuh rekor tertinggi US$ 67.016 (Rp 949,7 juta) pada minggu terakhir setelah debut dana yang diperdagangkan di bursa berjangka Bitcoin AS pertama. Nilai Bitcoin meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini.
Dicetak ulang dari Berita Satu, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
