
Kapitalisasi pasar Apple Inc mendekati USD 3 triliun atau setara Rp 43.033 triliun (asumsi kurs Rp 14.344 per dolar AS) pada perdagangan saham Senin lalu, 13 Desember 2021.
Hal ini seiring pergerakan saham Apple yang menakjubkan selama dekade terakhir sehingga mengubah Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia.
Saham Apple turun lebih dari 2 persen pada awal pekan ini menjadi USD 175,74. Pergerakan saham awal pekan ini membalikkan keuntungan yang sebelumnya dekati USD 182,6 untuk mencatat kapitalisasi pasar USD 3 triliun.
Saham Apple naik sekitar 11 persen pada pekan lalu sehingga memperpanjang kenaikan saham lebih dari 30 persen pada 2021. Hal ini karena investor tetap yakin konsumen akan terus membayar mahal untuk iPhone, MacBook, dan layanan seperti Apple TV dan Apple Music.
Produsen iPhone yang catat kapitalisasi pasar USD 2 triliun mendekati USD 3 triliun memakan waktu 16 bulan. Saham teknologi kapitalisasi besar memimpin di bursa saham seiring bisnis yang bergantung pada teknologi saat masa pandemi COVID-19.
Hal ini ditunjukkan dari kapitalisasi pasar Apple USD 1 triliun menjadi USD 2 triliun dalam waktu dua tahun.
"Sekarang menjadi salah satu perusahaan paling berharga di pasar yang menunjukkan dominasi teknologi Amerika Serikat di dunia dan betapa yakinnya investor itu akan tetap di tangan Apple,” kata Manajer Portfolio Frank Capital, Brian Franks, dilansir dari Channel News Asia, Selasa lalu (14/12/2021).
Ia menambahkan, saham telah memperhitungkan setiap kemungkinan dengan hasil yang baik.
Manajer Portofolio Senior Synovus menuturkan, di antara lini pendapatan baru yang diharapkan investor adalah kemungkinan Apple Car, di samping pertumbuhan dalam kategori layanan seperti aplikasi dan TV yang masih jauh di bawah 65 persen pendapatan perusahaan yang dihasilkan oleh penjualan iPhone.
Dicetak ulang dari Liputan6, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
