
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6.880 pada akhir tahun 2021. Dalam laporan bulanannya, Tim Riset Mirae Asset menyebutkan, IHSG berpotensi menyentuh level 6.880 pada akhir tahun 2021 dengan tingkat probabilitas 60 persen.
Mirae Asset juga memprediksi pada skenario bullish, IHSG dapat menembus 7.100 dengan kemungkinan 30 persen. “Sementara itu, pada skenario bearish dengan probabilitas 10 persen, IHSG akan berada di level 6.485 pada akhir tahun,” demikian kutipan laporan tersebut, Kamis (11/11/2021)
Laporan tersebut memaparkan, salah satu katalis positif untuk pergerakan pasar modal Indonesia pada bulan ini adalah pelonggaran PPKM ke level 1. Pelonggaran tersebut dilakukan seiring dengan menurunnya jumlah kasus virus Corona di Indonesia.
Penurunan level PPKM diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat serta semakin menggairahkan aktivitas ekonomi Indonesia. Hal tersebut seiring dengan kegiatan pusat perbelanjaan dan transportasi publik yang boleh beroperasi dengan kapasitas penuh di Jakarta.
Selain itu, kebijakan tapering yang akan dilakukan The Fed diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap kondisi pasar modal domestik dan IHSG. Hal tersebut telah terlihat dari sejumlah indikator ekonomi seperti indeks manufaktur yang mencatat level tertinggi sepanjang sejarah. Lebih lanjut, aliran dana asing atau capital inflow ke pasar saham Indonesia juga terus terjadi ditengah derasnya sentimen tapering. “Secara year to date, Indonesia mencatatkan net foreign buy senilai Rp41,6 triliun,” demikian kutipan laporan tersebut.
Laporan tersebut juga menjelaskan, hasil laporan keuangan emiten pada kuartal III/2021 menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Hingga 9 November, sebanyak 22 dari 45 emiten yang menjadi konstituen indeks LQ45 telah merilis laporan keuangannya.
Dari 22 emiten tersebut, laba bersih perusahaan tercatat tumbuh 12,1 persen secara kuartalan. Sementara, secara year-on-year (yoy) laba bersih terpantau melesat 56,6 persen. Adapun, untuk bulan ini, Mirae Asset menjagokan saham-saham dari sektor perbankan, ritel, property, tambang batu bara, dan perkebunan.
Pada saham perbankan, Mirae merekomendasikan BBNI, BTPS, dan BJTM. Selanjutnya, pada sektor ritel dan properti, saham MAPA, BSDE, dan DMAS menjadi pilihan Mirae. Sementara itu, saham AALI dapat dicermati pada sektor perkebunan dan saham ITMG pada segmen tambang batu bara.
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
