EUR/USD memperpanjang kenaikannya di atas 1.1700, di sekitar 1.1715, mengabaikan angka data ekonomi PMI zona Euro dan Jerman yang buruk. Dolar AS turun setelah kenaikan yang disebabkan oleh pernyataan the Fed yang hawkish, di tengah sentiment pasar yang bagus karena optimisme terhadap kasus Evergrande.
Di dalam pertemuan FOMC, kepala the Fed, Jerome Powell mengatakan bahwa pengumuman “tapering” bisa muncul di bulan November dan berakhir di pertengahan 2022. Selain itu, “dot plot” dari the Fed menunjukkan naiknya kecenderungan untuk menaikkan tingkat suku bunga pada tahun 2022. Dolar AS langsung membumbung tinggi karena prospek akan lebih sedikit dollar AS yang dicetak dan naiknya tingkat suku bunga.

Sentimen “risk-on” di pasar karena investor sudah berpikir ulang mengenai pernyataan dari Powell kepala the Fed dan ada nada yang positip di pasar saham, sehingga memicu aksi ambil untung terhadap dollar AS. Hal ini penyebab naiknya EUR/USD.
Pergerakan yang positip dari EUR/USD pada perdagangan intraday, kelihatannya tidak terpengaruh dengan munculnya data PMI zona Euro bulan September yang menunjukkan bagaimana Uni Eropa telah kehilangan momentum pertumbuhannya.
“Support” terdekat menunggu di 1.1700 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1685 dan kemudian 1.1665. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1745 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1790 dan kemudian 1.1835.
Sumber: vibiznews
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
편집됨
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
