Rekomendasi Mingguan Minyak 30 Agustus – 03 September 2021: Naik dalam Jangka Pendek?

avatar
· Views 156
Rekomendasi Mingguan Minyak 30 Agustus – 03 September 2021: Naik dalam Jangka Pendek?

Setelah pada dua minggu lalu harga minyak terus tertekan turun mencapai $62.73 akibat memburuknya outlook permintaan energi ditengah meningkatnya kasus coronavirus varian Delta secara global, mengakhiri minggu lalu, harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex, berhasil bangkit naik ke $68.58 karena melemahnya dollar AS secara persisten, berkurangnya inventori minyak mentah komersial di AS turun sebanyak 3 juta barel dan ancaman datangnya Badai Ida ke Louisiana AS.

Pernyataan dari kepala the Fed Powell bahwa ada kemajuan di dalam employment AS tapi juga ada ancaman dari meningkatnya penyebaran virus corona di AS dan bahwa bank sentral AS kemungkinan akan mulai mengurangi beberapa pembelian aset sebelum akhir tahun ini. Membuat indeks dollar AS yang sebelumnya terus menguat menjelang symposium Jackson Hole, berbalik turun – 0.42% ke 92,960. Pesan dari Powell yang balance ini tidak memberikan arahan yang jelas mengenai “tapering”.

Sentimen “risk-on” meningkat. Wall Street mengalami rally, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite mencetak rekor.

Indeks saham utama AS di bursa Wall Street, sempat jatuh pada hari Kamis dengan kematian 12 tentara AS di Afghanistan dan ketakutan akan “tapering”, namun pada hari Jumat sudah kembali dapat bergerak dan memasuki teritori positip lagi dengan Powell bersikap dovish di dalam memberikan pesan di symposium Jackson Hole sehingga tidak ada kejelasan bahwa “tapering” akan segera dilakukan dalam bulan ini.

Dow Jones naik 0.69% ke 35.455,80, S&P 500 naik 0,88% ke 4.509,37 dan Nasdaq Composite naik 1.23% ke 15.129,50

Harga minyak mentah terus berada di dalam daftar pemantauan para trader karena Badai Ida masih berada pada kategori badai 4. S&P Platts melaporkan bahwa lebih dari 95% minyak mentah di Teluk dan 94% gas alam adalah “offline”.

Banyak refineries dan pabrik petrochemicals Louisiana ditutup lebih dahulu sebelum badai utama tiba. Sekitar 95% produksi minyak dan gas Teluk AS ditutup.

Harga WTI spot pada hari Jumat minggu lalu naik 1.37%, rally dari kerendahan di $67.55 ke ketinggian $69.02 pada hari itu, membukukan kenaikan mingguan terbesar dalam setahun.

“Support” terdekat menunggu di $68.28 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $67.47 dan kemudian $66.11. “Resistance” yang terdekat menunggu di $68.85 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $69.74 dan kemudian $71.23.


Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest