
Harga minyak terus melanjutkan reli, meski agak terkoreksi tipis pada perdagangan Rabu (25/8) pagi. Pukul 06.45 WIB, harga minyak untuk pengiriman Oktober 2021 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 67,42 per barel, turun tipis 0,17% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 67,54 per barel.
Harga minyak menunjukkan tren naik di tengah keberhasilan China dalam memberantas wabah virus Covid-19 dan meningkatkan optimisme pemulihan ekonomi.
Mengutip Bloomberg, China telah menurunkan kasus virus Covid-19 lokal ke level nol dan jalan lalu lintas menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Negara ini juga membuka kembali Pelabuhan Ningbo, yang merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di dunia, setelah ditutup selama dua pekan.
"Perkembangan di luar China juga menyalakan kembali ekspektasi bahwa permintaan minyak akan mulai meningkat lagi," kata Phil Flynn, analis pasar senior Price Futures Group Inc seperti dikutip Bloomberg.
Sementara itu kebakaran di platform minyak Meksiko menghapus lebih dari 400.000 barel per hari output minyak negara itu.
Kebangkitan Covid sempat mengganggu reli harga minyak dan mendorong spekulasi bahwa OPEC + akan meninjau kembali rencananya saat ini untuk mengembalikan tambahan pasokan minyak ke pasar dalam pertemuan 1 September.
Namun, Goldman Sachs Group inc menegaskan kembali bahwa dampak varian delta terhadap permintaan minyak hanya sementara.
Diunggah ulang dari kontan, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
