(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup turun 0,5% lebih rendah menjadi 26.517,82. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,9% menjadi 9.465,46. Demikian indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2021 bergerak konsolidasi dengan turun 157 poin atau 0,59% ke posisi 26388.
Hang Seng tertekan oleh profit taking saham keuangan setelah laporan lemahnya pinjaman bank, dimana data pinjaman bank China dilaporkan turun menjadi 1,08 triliun yuan ($166,5 miliar) pada bulan Juli, terendah dalam sembilan bulan. Pertumbuhan total pembiayaan sosial (TSF), ukuran luas kredit dan likuiditas dalam perekonomian, melambat menjadi 10,7% pada bulan Juli – angka terlemah sejak Februari 2020 – dari tahun sebelumnya dan dari 11% pada bulan Juni. Data ini memperdalam kekhawatiran perlambatan ekonomi China.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street kompak certak gain untuk semua indeks utama dengan Dow Jones dan S&P500 lanjut capai rekor baru oleh data klaim pengangguran yang turun. Namun harga minyak mentah berjangka WTI melemah karena investor menyeimbangkan prospek rebound ekonomi di AS dan Eropa serta meningkatnya kasus virus corona di China yang mengaburkan prospek demand.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi akan turun ke posisi 25570, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2. Namun jika terkoreksi akan naik ke posisi 26670, dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.

Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

