Amerika Serikat Bersiap Tapering Off, Indef Ingatkan Peluang Nilai Tukar Rupiah Melemah

avatar
· Views 185

Amerika Serikat Bersiap Tapering Off, Indef Ingatkan Peluang Nilai Tukar Rupiah Melemah© Warta Ekonomi. Amerika Serikat Bersiap Tapering Off, Indef Ingatkan Peluang Nilai Tukar Rupiah Melemah

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Aviliani, mengatakan bahwa Indonesia akan bersiap menghadapi tantangan karena tapering off di Amerika Serikat akan dilakukan pada tahun 2022. Sementara, kenaikan bunga akan terjadi pada 2023.

"Tapi di sisi yang lain, kinerja di Amerika Serikat kemarin masih terjadi pengangguran yang besar. Jadi masih dianggap ini belum sesuai, tapi kemungkinan bisa lebih maju," ujarnya dalam dalam diskusi Kajian Tengah Tahun INDEF 2021: Bola Liar Vaksinasi Ekonomi?, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi, OJK: Kita Dihadapkan Lima Tantangan

Bank  Indonesia akan mengalami tekanan yang cukup berat mengingat saat ini menjadi golden sharing. Selain itu, yang paling signifikan adalah kemungkinan melemahnya nilai tukar rupiah.

"Tahun 2013 kita ingat nilai tukar terpukul keras," ujarnya.

Aviliani mencontohkan, nilai tukar rupiah pernah melemah akibat tapering off di Amerika Serikat. Pada tahun 2013 nilai tukar rupiah berada pada nilai Rp9.000, di tahun 2015 terjadi nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp13.000.

Selain berdampak pada nilai tukar rupiah, tekanan pada sektor moneter memungkinkan akan pula dialami suku bunga perbankan, cadangan devisa, 7 Day RR, Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG). "Pemerintah harus siap-siap dengan dampaknya karena kondisi kita belum membaik dan berpotensi turun lagi," katanya.

Menyikapi hal itu, Aviliani mengatakan, salah satu peluang terbaik yang dapat dilakukan adalah saat pandemi yang memiliki peluang untuk meningkatkan ekspor atau substitusi impor. Namun sayangnya, belum banyak tatanan yang berubah, meski sesungguhnya tidak mengalami penurunan secara signifikan dengan situasi produk dan barang yang tidak banyak berubah.

"Kita lihat ekspor Indonesia ke AS mencapai 12 persen dari total nilai ekspor. Kalau AS membaik, harusnya kita ekspor mengalami perbaikan," ungkapnya.


 Diunggah ulang dari Wartaekonomi, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.


면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest