
Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Suara.com - Index Harga Saham Gabungan (da awal pra perdagangan menjelang akhir pekan ini terpantau turun ke level 6.037 dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi 6.039.
Mengutip data RTI, Jumat (8/7/2021) IHSG pada awal pra perdagangan dibuka turun tipis sebesar 2,8 basis poin atau melemah 0,05 persen.
Namun setelah tepat dibuka pukul 09:00 Wib, laju IHSG justru balik arah dengan merangkak naik ke posisi 6.047 dengan naik 7,2 basis poin atau menguat 0,12 persen.
Sementara untuk indeks LQ45, pada awal pra perdagangan indeks ini dibuka melemah di zona merah di posisi 839.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 13 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 45 miliar dan volume transaksi mencapai 2,3 ribu kali.
Sebanyak 127 saham menguat, 110 saham melemah dan 187 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih menunjukkan pola tekanan terbatas pada perdagangan hari ini.
"Minimnya sentimen serta perlambatan roda perekonomian yang terjadi masih menjadi tantangan tersendiri bagi pasar modal Indonesia," ucap William dalam analisanya.
Sehingga kata dia hingga saat ini belum terlihat adanya booster yang dapat mendorong kenaikan IHSG dalam beberapa waktu mendatang.
Meski begitu, William mengatakan momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang.
Hal ini dikarenakan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek.
"Hari ini IHSG akan bergerak dalam kisaran 5.913 – 6.123," pungkasnya
Diunggah ulang dari Suara, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
