Data ADP Unggul, Dolar AS Melambung Jelang Rilis NFP

avatar
· Views 149

Indeks dolar AS (DXY) melambung signifikan pasca rilis data perubahan tenaga kerja ADP (ADP Employment Change) kemarin. Saat berita ditulis pada pertengahan sesi Eropa (1/7/2021), DXY telah mendaki kembali ke rekor tertinggi multi-bulan pada kisaran 92.50-an. Greenback unggul karena data ADP meningkatkan harapan untuk data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi di akhir pekan.

Data ADP Unggul, Dolar AS Melambung Jelang Rilis NFP

Automatic Data Processing Inc (ADP) melaporkan bahwa jumlah tenaga kerja non-pertanian meningkat 692k pada bulan Juni 2021. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kenaikan 886k pada periode sebelumnya, tetapi jauh di atas estimasi konsensus yang hanya 600k. Konsekuensinya, harapan pasar untuk data Non-farm Payroll (NFP) dan tingkat pengangguran AS yang akan dipublikasikan pada hari Jumat besok pun turut melambung.

Para ekonom dalam sebuah survei Reuters baru-baru ini memperkirakan NFP akan mencetak kenaikan 700k selama bulan Juni, atau lebih tinggi dari 559k pada bulan Mei. Tingkat pengangguran juga diharapkan menurun dari 5.8 persen menjadi 5.7 persen. Dengan data ADP mengungguli ekspektasi, meningkat pula harapan pasar bagi NFP untuk memenuhi estimasi ini atau bahkan lebih tinggi lagi.

“Saya melihat risiko condong ke angka di atas konsensus (untuk Non-farm Payroll),” kata Chris Weston, kepala riset broker Pepperstone, dalam sebuah catatan untuk para kliennya, “Data payroll di atas 800k bisa membuat yield obligasi AS meningkat dan memperbanyak aksi beli pada USD.”

Lebih lanjut, Weston menilai bahwa jika euro tembus ke bawah levelnya saat ini versus dolar AS, maka itu akan menjadi “magnet” bagi arus beli USD. JPY juga tampak lemah secara universal, sehingga rawan untuk makin tertekan terhadap dolar AS.

Sementara itu, aksi beli dolar AS semakin gencar seiring dengan melonjaknya kasus-kasus COVID-19 di berbagai negara. Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Australia, kompak mengetatkan pembatasan sosial demi melawan penyebaran COVID-19. Beberapa negara Eropa membatasi kedatangan turis asal Inggris yang belum divaksinasi. Dinamika ini meningkatkan ketidakpastian dalam prospek pertumbuhan global, sehingga menguntungkan bagi aset-aset safe haven seperti dolar AS.


Diunggah ulang dari analisaforex, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.


면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

  • tradingContest