
(Vibiznews – Forex) – Pair USDJPY pada sesi Asia hari Rabu (23/6/2021) bergerak rally mendekati posisi resisten kuat hariannya di tengah kuatnya sentimen perdagangan aset risiko. Yen Jepang tertekan ke kisaran terendah 10 bulan terhadap dolar AS merespon 2 laporan ekonomi yang kurang optimis.
Data PMI Manufaktur au Jibun Bank turun menjadi 51,5 pada periode bulan Juni 2021 dari 53,0 akhir sebulan sebelumnya, data terlemah sejak Februari, di tengah pembatasan baru di beberapa bagian negara itu menyusul gelombang terbaru infeksi COVID-19 lokal. Selain itu terdapat risalah dari pertemuan BOJ terakhir, dimana pembuat kebijakan sepakat bahwa langkah-langkah stimulus besar-besaran yang dilakukan oleh negara-negara maju dapat membantu mempercepat laju pemulihan ekonomi Jepang dan global.
Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya bergerak terbatas di pasar uang Asia setelah melemah sesi global sebelumnya yang koreksi dari level 9 pekan tertingginya. Dolar AS tertekan setelah pidato Powell dihadapan Kongres AS memberi sinyal bahwa pihaknya siap menghadapi inflasi tanpa mengambil langkah apa pun untuk menarik kembali stimulus era krisisnya. Dan lonjakan inflasi baru-baru ini ke level tertinggi 13 tahun sementara dan bahwa bank sentral akan terus mendukung perekonomian.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY bergerak kuat, pair yang berada di posisi 110.78 bergerak kuat menuju posisi R1 dan juga R2. Namun jika berbalik arah, pair akan turun menuju 110.50 sebelum meluncur ke posisi S1 dan S2.

Diunggah ulang dari vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
