Emas Meredup di Tengah Ketidakpastian Konflik Iran dan Data Inflasi AS

avatar
· Views 244
  • Emas turun 0,85% karena ketegangan AS-Iran dan ekspektasi suku bunga tinggi.
  • Data CPI AS dan harga minyak tinggi dorong kekhawatiran inflasi.
  • Logam lain ikut melemah: perak -1,3%, platinum -2,3%, paladium -1,8%.

Ipotnews - Harga emas melorot, Selasa, setelah pasar mencerna perkembangan konflik di Timur Tengah dan ekspektasi suku bunga menjelang rilis data inflasi penting dari Amerika.
Emas spot turun 0,85% menjadi USD4.695,96 per ons pada pukul 13.29 WIB, setelah menanjak ke level tertinggi tiga minggu di awal sesi, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Selasa (12/5).
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni melemah 0,36% menjadi USD4.711,90 per ons.
Harapan untuk tercapainya kesepakatan damai dengan Iran memudar setelah Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Teheran berada "di ambang kegagalan", karena Teheran menolak proposal Amerika untuk mengakhiri konflik dan tetap pada daftar tuntutan yang menurut Trump adalah "sampah".
"Kita sudah melihat ekspektasi banyak bank sentral bergeser ke arah yang lebih hawkish, dan untuk Federal Reserve, itu berarti kemungkinan pemotongan suku bunga tahun ini hampir hilang," ujar Ilya Spivak, Kepala Global Makro Tastylive.
"Kami sangat menantikan data CPI (Consumer Price Index) yang akan dirilis, dan apakah akan menunjukkan tekanan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan."
Data CPI akan dirilis hari ini dan dapat memberikan petunjuk bagi investor mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve ke depan.
Sementara itu, harga minyak melesat dan dolar melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. Harga minyak mentah yang tinggi dapat mendorong inflasi, sehingga meningkatkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi.
Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi cenderung menekan aset yang tidak memberikan imbal hasil.
BofA Global Research dan Goldman Sachs baru-baru ini menurunkan ekspektasi pemotongan suku bunga the Fed pada 2026, menyebutkan inflasi yang tinggi akibat melambungnya harga energi serta penguatan pasar tenaga kerja.
Selain itu, pasar juga menantikan kunjungan dua hari Presiden Trump ke China minggu ini, di mana dia dijadwalkan bertemu Presiden Xi Jinping, untuk membahas berbagai topik, termasuk situasi di Timur Tengah.
Logam lainnya, harga perak spot menyusut 1,3% menjadi USD84,98 per ons, platinum anjlok 2,3% ke posisi USD2.083,47, dan paladium merosot 1,8% jadi USD1.482,19 per ons. (Reuters/AI)

Sumber : Admin

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest