- Pemanfaatan fasilitas swap line yuan global naik ke level tertinggi sejak Maret 2024.
- Kenaikan penggunaan mencerminkan meningkatnya permintaan internasional terhadap mata uang China.
- China terus mendorong internasionalisasi renminbi dan pengurangan ketergantungan pada dolar AS.
Ipotnews - Penggunaan fasilitas swap line mata uang yuan milik bank sentral China atau People's Bank of China ( PBOC ) oleh bank-bank sentral global mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada kuartal pertama 2026. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya permintaan internasional terhadap mata uang China tersebut.
Berdasarkan laporan kuartalan PBOC yang dirilis Senin (11/5), total penarikan dana melalui fasilitas swap line valuta asing mencapai 111,6 miliar yuan atau sekitar S$21 miliar hingga akhir Maret. Angka itu menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024.
Jumlah tersebut meningkat 17,4 miliar yuan dibandingkan kuartal sebelumnya, sekaligus menjadi kenaikan kuartalan terbesar sejak 2023, menurut perhitungan Bloomberg.
Fasilitas swap line merupakan salah satu instrumen utama China untuk menyalurkan likuiditas yuan ke sistem keuangan global. Skema ini memungkinkan institusi keuangan di berbagai negara memperoleh akses likuiditas yuan melalui bank sentral masing-masing guna mendukung perdagangan dan investasi.
Peningkatan penggunaan swap line tersebut juga menegaskan upaya China dalam memperluas internasionalisasi renminbi, di tengah meningkatnya kecenderungan sejumlah negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Hingga akhir 2025, China tercatat telah menandatangani perjanjian swap mata uang dengan 32 negara dan kawasan, dengan total nilai mencapai 4,52 triliun yuan, berdasarkan data bank sentral China.(Bloomberg)
Sumber : Admin
원저자가 모두 저작권을 보유한 indopremier_id에서 재 인쇄 함.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.
이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.