Dolar Australia menunggangi gelombang sentimen positif

avatar
· Views 1,400

RBA pada hari Selasa kembali menaikkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya secara beruntun menjadi 4,35%. Dalam penjelasannya, bank sentral mengutip percepatan inflasi yang signifikan pada paruh kedua 2025 dan menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah semakin mendorong lonjakan harga yang tajam.

Proyeksi menunjukkan RBA bisa kembali menaikkan suku bunga setidaknya dua kali lagi tahun ini — atau, dengan probabilitas sekitar 50%, tiga kali lagi. Jika proyeksi tersebut terealisasi, suku bunga acuan Australia mungkin mencapai level tertinggi 15 tahun di 4,6% atau level tertinggi 18 tahun di 4,85% pada akhir 2026. Hal ini menjadi faktor bullish yang kuat bagi AUD, dengan catatan perekonomian mampu bertahan di tengah kondisi keuangan yang lebih ketat dan ancaman pasokan bahan bakar tetap terkendali.

Dolar Australia menunggangi gelombang sentimen positif

Dolar Australia adalah satu-satunya mata uang utama yang bukan hanya tetap berada dalam tren bullish, tetapi juga berhasil mencetak level tertinggi baru sejak Mei 2022. Ada beberapa faktor yang menjelaskan ketahanan aussie yang tidak biasa ini. Pertama adalah ekspektasi luas di pasar akan terjadinya de-eskalasi, yang didasarkan pada pandangan bahwa AS tidak akan mampu mencapai tujuan yang telah dinyatakannya melalui cara militer. Kami melihat optimisme yang berlebihan di sini — kegagalan mencapai tujuan tersebut dapat merusak pengaruh AS dalam jangka panjang, mempercepat dedollarization, dan pada akhirnya melemahkan sistem petrodollar. Trump dan timnya kecil kemungkinan akan menerima hasil seperti itu, sehingga masa tenang saat ini kemungkinan bersifat sementara, dan harapan pasar akan penyelesaian cepat mungkin tidak berdasar. Satu-satunya jalan keluar yang secara politik masih mungkin bagi AS adalah pendekatan gabungan "carrot and stick" terhadap Iran, yang tampaknya tidak akan mampu sepenuhnya memulihkan posisi AS.

Alasan kedua kekuatan AUD adalah kenaikan suku bunga RBA di tengah perekonomian yang masih tangguh. PDB Australia tumbuh 2,6% yoy pada Q4, indeks PMI tetap stabil, dan ada harapan Australia dapat mempertahankan pertumbuhan apabila benar-benar terjadi de-eskalasi. Sementara itu, RBA menaikkan suku bunga, imbal hasil meningkat, dan perekonomian belum menghadapi guncangan langsung — ini menjadi alasan utama ketahanan mata uang tersebut.

Semua faktor di atas menjadi tidak berarti jika Australia terkena krisis bahan bakar. Konflik yang berkepanjangan akan membuat skenario tersebut tak terelakkan, sehingga reli AUD/USD berdiri di atas landasan yang rapuh dan bisa berakhir secara tiba-tiba.

Posisi spekulatif bersih sudah cukup melebar: posisi bersih long di AUD meningkat sebesar A$525 juta selama minggu pelaporan menjadi A$5,16 miliar, tetapi harga model-derived (implied) justru bergerak turun.

Dolar Australia menunggangi gelombang sentimen positif

Sepekan lalu, kami memperkirakan perdagangan dalam kisaran akan berlanjut dan sudah mengingatkan bahwa jika RBA menghentikan siklus kenaikan suku bunga, aussie kemungkinan akan melemah. RBA justru mengejutkan dengan menunjukkan ketegasan dan mendukung mata uang tersebut, namun dinamika harga implisit mengindikasikan bahwa setiap rally mungkin tidak akan bertahan lama. Kami melihat adanya peluang untuk mencari sinyal reversal dan mempertimbangkan posisi jual AUD/USD setelah dorongan bullish menunjukkan tanda-tanda kelelahan — reversal yang mungkin terjadi kapan saja jika menjadi jelas bahwa Iran tidak siap mengalah dan peluang deeskalasi menurun.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest