Prediksi Inflasi di Depan Mata Sebabkan Greenback Kurang Gairah

avatar
· Views 118

Dollar AS turun di sesi perdagangan Rabu (5/1) sebesar 0,38% ke angka 95,8. Mata uang tersebut turun akhirnya turun setelah kokoh di leverl tinggi. Ada beberapa hal yang menyebabkannya dan tidak bisa dilepaskan dari kondisi perekonomian negeri Paman Sam tersebut. Selain itu, kondisi pandemi Covid-19 yang memunculkan varian Omicron juga diduga menjadi salah satu penyebabnya.

The Fed Sudah Memprediksinya

Kesimpulan rapat The Fed menggarisbawahi perihal kebijakan dari para petinggi bank sentral mengenai inflasi yang sudah diprediksi datang. Sudah seharusnya para petinggi tersebut membuat kebijakan yang mampu meredam tingkat inflasi agar tidak terlalu berpengaruh bagi perekonomian AS.

Salah satu kebijakan yang disorot, yaitu kenaikan suku bunga yang pada bulan Maret nanti sebesar seperempat poin dan di bulan Mei tahun ini bisa satu poin penuh. Presiden The Fed Minneapolis, Neil Kaskhari mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga dua kali pada tahun ini hingga di bulan Mei nanti dibutuhkan untuk mengimbangi tingkat inflasi yang bisa menyebabkan Dollar AS turun. Kaskhari menambahkan pihaknya harus sebisa mungkin menjaga suku bunga di kisaran nol hingga tahun 2024 nanti.

ADP Employment Change Gagal Memberikan Dungan

Optimisme yang dinyatakan The Fed sepertinya tidak bisa mengubah dukungan bagi penguatan nilai dollar AS. Buktinya, data dari ADP Employment Change menyebutkan bahwa pertumbuhan sektor ekonomi AS sudah melebihi harapan yang digaungkan. Salah satu yang terasa adalah pertumbuhan di sektor swasta yang naik signifikan.

Ketua ekonom dari ADP Employment, Nela Richardson mengatakan bahwa penyebab tumbuhnya sektor swasta tersebut dikarenakan para pelaku pasar sudah mulai melupakan pandemi yang sebelumnya diisi oleh varian Delta. Sementara hingga sekarang, varian Omicron belum dirasakan dampak buruknya. Oleh karena itu, pihaknya berharap kondisi semacam ini tetap dipertahankan agar pertumbuhan ekonomi di AS secara umum meningkat.

Meskipun optimisme dan pertumbuhan di sektor swasta meningkat, tetapi bayangan inflasi di AS yang sudah di depan mata tidak bisa dibiarkan begitu saja. Isu inflasi yang menjadi penyebab utama Dollar AS turun kali ini.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest