Harga Minyak Turun ke Kisaran US$98 per Barel, Harapan Damai Mulai Muncul

avatar
· Views 657

Harga Minyak Turun ke Kisaran US$98 per Barel, Harapan Damai Mulai Muncul

Harga minyak mentah dunia kembali mengalami penurunan pada awal perdagangan Jumat (17/4), seiring meningkatnya harapan akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu dekat. Sentimen ini muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membuka peluang perundingan kedua negara pada akhir pekan.

Berdasarkan laporan pasar, minyak mentah jenis Brent turun sekitar US$1,34 atau 1,35 persen ke level US$98,05 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga melemah sebesar US$1,65 atau 1,74 persen ke posisi US$93,40 per barel. Penurunan harga ini juga dipicu oleh adanya gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang sedikit meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Trump menyebut bahwa Iran menunjukkan sinyal positif dalam negosiasi, termasuk komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam pembicaraan damai yang tengah diupayakan.
“Kita lihat nanti bagaimana hasilnya, tapi saya rasa kita sudah sangat dekat dengan kesepakatan,” ujar Trump kepada media.

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak tajam hingga sekitar 50 persen sepanjang Maret akibat eskalasi konflik. Namun kini, harga mulai terkoreksi dan bertahan di bawah level US$100 per barel, bahkan cenderung bergerak di kisaran US$90-an dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, jalan menuju perdamaian belum sepenuhnya mulus. Serangan Israel di Lebanon masih menjadi salah satu hambatan utama dalam negosiasi yang berlangsung.

Menurut sumber terkait, baik AS maupun Iran kini mulai menurunkan ekspektasi terhadap kesepakatan besar. Sebagai gantinya, kedua pihak berfokus pada perjanjian sementara untuk mencegah konflik kembali memanas. Di sisi lain, penutupan Selat Hormuz oleh Iran selama sekitar tujuh minggu terakhir masih memberikan tekanan signifikan terhadap pasokan global. Jalur ini merupakan salah satu rute vital distribusi minyak dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan global terdampak. Diperkirakan sekitar 13 juta barel minyak per hari terganggu akibat kondisi tersebut.

Dengan situasi ini, pergerakan harga minyak ke depan masih sangat bergantung pada perkembangan geopolitik. Jika negosiasi berjalan lancar, harga berpotensi turun lebih lanjut. Namun jika konflik kembali memanas, lonjakan harga bisa terjadi lagi dalam waktu singkat.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest