
Mata uang Euro berhasil menguat terhadap dolar AS pada perdagangan akhir pekan lalu, didorong oleh pelemahan greenback serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah kawasan Eropa. Meski demikian, sentimen geopolitik terbaru berpotensi membatasi penguatan Euro dalam jangka pendek.
Pasangan mata uang EUR/USD tercatat naik hingga mencapai level tertinggi dalam lima minggu terakhir pada hari Jumat, sebelum akhirnya ditutup menguat sekitar 0,22% di level 1.1725. Kenaikan ini terjadi seiring melemahnya dolar AS yang memberikan ruang penguatan bagi mata uang Euro.
Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun sebesar +7 basis poin menjadi 3,06% turut memperkuat sentimen positif terhadap Euro. Peningkatan yield obligasi biasanya mencerminkan ekspektasi kondisi ekonomi yang lebih kuat dan berpotensi menarik aliran modal ke kawasan Eropa.
Dari sisi kebijakan moneter, pasar saat ini memperkirakan adanya peluang sekitar 34% bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan pada 30 April.
Namun demikian, perkembangan geopolitik global kembali menjadi perhatian investor. Laporan terbaru menyebutkan bahwa pembicaraan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran berakhir tanpa kesepakatan. Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan bahwa pihak Iran menolak persyaratan yang diajukan Amerika Serikat, sehingga negosiasi tidak menghasilkan kemajuan berarti.
Kegagalan pembicaraan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik geopolitik, yang biasanya mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.
Menurut analisis Vibiz Research Center, pada perdagangan selanjutnya mata uang Euro berpotensi mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik global. Pasangan EUR/USD diperkirakan bergerak pada area support di kisaran 1.1665–1.1656, sementara jika terjadi penguatan lanjutan, harga berpeluang menguji area resistance di kisaran 1.1682–1.1690.
Sumber: Vibiz Research Center
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

- 끝 -