
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak mentah di pasar spot mengalami kenaikan karena kekhawatiran atas masalah pasokan dari ketegangan geopolitik yang meningkat.
Pada perdagangan hari ini, Jumat (28/6/2024) pukul 09:18 WIB, harga minyak brent naik 0,41% ke posisi US$86,75 per barel. Sementara itu, harga minyak WTI menguat 0,46% ke posisi US$82,12 per barel.
Dikutip dari Reuters, kenaikan harga minyak ditengarai akibat kekhawatiran supply akibat ketegangan lintas batas antara Israel dan Hezbollah Lebanon meningkat. Perang yang meluas di Timur Tengah dapat melibatkan negara-negara seperti Iran, salah satu pengekspor minyak teratas di region tersebut.
Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan kekhawatiran atas situasi di Lebanon pada Kamis, sementara Turki sebelumnya menyatakan solidaritasnya dengan Lebanon dan meminta dukungan pemerintah regional.
Pasokan minyak juga mengalami tekanan dari gangguan terkait cuaca yang dapat memburuk dalam beberapa minggu mendatang. Hujan lebat menyebabkan produksi Ecuador turun sebesar 100.000 barel per hari selama seminggu terakhir, kata FGE Energy pada Jumat.
Selain itu, ekspektasi perjalanan rekord selama akhir pekan 4 Juli di AS dapat meningkatkan permintaan bensin dan membantu mengurangi stok.
Dicetak ulang dari cnbcindonesia, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.