Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bullish didukung oleh sentiment pemangkasan produksi OPEC hinggal akhir tahun 2024.
OPEC+, kelompok yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu termasuk Rusia yang memompa sekitar 40% minyak mentah dunia, telah memangkas produksi minyak sejak November karena harga yang lesu. Arab Saudi dan Rusia, pengekspor minyak terbesar dunia melakukan pengurangan pasokan minyak yang semakin dalam pada hari Senin dalam upaya untuk mengirim harga lebih tinggi. Namun langkah tersebut hanya mengangkat pasar sebentar. Kedua pemotongan tersebut merupakan tambahan dari kesepakatan OPEC+ untuk membatasi pasokan hingga 2024 yang awalnya diperkenalkan pada bulan April, dan mengambil total pengurangan produksi yang diumumkan menjadi lebih dari lima juta barel per hari (bpd), atau sekitar 5% dari produksi minyak global.
Sentimen negatif yang mempengaruhi harga minyak datang dari kekhawatiran akan permintaan yang lemah. Data dari China telah memicu kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi dari penguncian virus corona di konsumen minyak terbesar kedua di dunia itu kehilangan tenaga. Selain itu suku bunga yang tinggi turut mempengaruhi harga. Federal Reserve AS, memperingatkan lebih banyak kenaikan suku bunga untuk melawan inflasi yang sangat tinggi. Suku bunga yang lebih tinggi mengikis pendapatan konsumen dan dapat mengurangi pengeluaran untuk mengemudi dan bepergian, sehingga membatasi permintaan minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $72 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $68 per barel.
Dicetak ulang dari ICDX, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.