
Situbondo, reportasenews.com -Setelah penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Situbondo memanggil Nur Arinda, korban investasi bodong smart avatar atau robot trading, dengan terlapor Sigit Susetyo Raharjo selaku Kabag Humas Pemkab Situbondo, penyidik pidsus kembali memanggil korban.
Namun, kali ini, yang dipanggil korban berinisial HN (47) warga Desa/Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo.Bahkan, untuk memenuhi panggilan penyidik, korban HN didampingi salah seorang kuasa hukumnya ke Mapolres Situbondo, Jawa Timur, yakni Atik Kriztiana.
Atik Kriztiani mengatakan, diakui pada hari ini (Senin red-) HN dipanggil untuk diminta keterangannya oleh penyidik, dalam dugaan kasus penipuan investasi bodong smart avatar atau robot trading, dengan terlapor Sigit Susetyo Raharjo selaku Kabag Humas Pemkab Situbondo.
“Dalam kasus dugaan penipuan investasi bodong smart avatar, kami punya dua klien yang melaporkan ke Mapolres Situbondo, yakni Nur Arinda dengan total yang diinvestasikan sebesar Rp237 juta, sedangkan korban HN sebesar Rp159 juta, sehingga jumlah total dari dua klien saya nominalnya mencapai Rp396 juta,”ujar Atik Kriztiana, Senin (8/5/2023).
Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Dhedi Ardi Putra mengatakan, untuk mendalami dugaan kasus penipuan investasi bodong smart avatar atau robot trading, pihaknya memanggil korban yang lain untuk diminta keterangannya.
“Untuk hari ini (Senin red-), penyidik memanggil korban berinisial HN. Selain itu, penyidik dalam waktu dekat juga akan memanggil terlapor untuk dilakukan klarifikasi,”katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kabag Humas Pemkab Situbondo, Sigit Susetyo Raharjo, Senin (20/3/2023) dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolsian Terpadu (SPKT) Polres setempat. Pasalnya, Sigit diduga melakukan penipuan investasi bodong Smart Avatar atau Robot Trading.
Sementara korbannya adalah Nur Arinda, salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Situbondo.
Dalam melaporkan kasus penipuan dengan nominal Rp237 juta ke Mapolres Situbondo tersebut. Perempuan berusia 48 asal Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo itu, didampingi dua orang kuasa hukumnya, yakni Zainuri Ghazali dan Atik Kriztiana.
Dicetak ulang dari ReportaseNews, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.