Bappebti Sebut Porsi Perdagangan Multilateral Mulai Berkembang

avatar
· Views 63

Bappebti Sebut Porsi Perdagangan Multilateral Mulai Berkembang

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengungkapkan kondisi transaksi perdagangan berjangka komoditi (PBK) di tahun 2023 sudah mulai berkembang.

 

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko menuturkan, volume transaksi di dua bulan pertama tahun ini relatif turun. Meski begitu, jika melihat rata-rata volume transaksi relatif sama dengan tahun 2021 dan 2022.

 

"Perdagangan yang ada di dua bursa yakni Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia (BKDI) relatif sama. Di sini yang saya agak menyenangkan adalah porsi perdagangan multilateral itu sudah mulai berkembang," ujar Didid Noordiatmoko, dalam acara Ngobrol Bareng Bappebti, di Jakarta, Jumat (31/3/2023).

 

Didid menjelaskan, pada tahun 2022 porsi antara bilateral dan multilateral adalah 94 banding 6. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sehat dan tidak akan mungkin membentuk harga acuan komoditi.

 

"Nah sekarang proporsinya sudah ke arah lebih dari 20% yang multilateral. Target kami adalah tahun ini setidaknya 40% target ke multilateral, porsinya ya, bukan volumenya," tutur Didid.

 

"Kami akan lebih mendorong ke multilateral dengan tidak menurunkan yang bilateral. Bilateral dari segi volume silakan saja dan itu kalau lebih naik, tentu lebih baik. Tetapi secara porsi, kami lebih menginginkan multilateral yang meningkatkan porsinya," harapnya.

 

Didid menambahkan, Bappebti sendiri menaruh harapan besar dalam perdagangan multilateral. Pasalnya, sampai dengan Februari 2023 sudah naik menjadi 20 persen. "Harapannya tahun ini bisa naik sampai dengan 40 persen," tambahnya.

 

Lebih lanjut Didi mengatakan, nasabah yang aktif bertransaksi sampai dengan Februari 2023 jumlahnya juga mengalami peningkatan. Kondisi ini menandakan perdagangan komoditi berjangka semakin dikenal oleh masyarakat.

 

"Sampai dengan Februari 2023 sudah ada 44.599 orang nasabah. Ini menurut saya meningkat tajam karena di 2022 hanya 82.246 nasabah yang aktif," ucap Didid.

 

Dicetak ulang dari BeritaSatu, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest