Apa Itu Stop Loss dan Kapan Harus Stop Loss?

avatar
· Views 787

Berinvestasi dalam produk investasi dengan tingkat volatilitas tinggi seperti aset kripto memang memiliki kesulitan tersendiri. Terutama berhubungan dengan mitigasi potensi kerugian. Banyak investor yang mampu mengontrol, tetapi tidak sedikit yang harus menanggung kerugian. Salah satu cara memitigasi kerugian yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan teknik stop loss.


Dilansir dari Pintu Academy, Selasa (22/2) stop loss order merupakan perintah yang dibuat oleh broker untuk membeli atau menjual sebuah instrumen investasi (baik berupa asset kripto maupun saham) saat harganya sudah mencapai batas tertentu. Perintah ini dirancang untuk membatasi kerugian investor.

Contohnya, seorang trader membeli Bitcoin dan menetapkan order stop-loss sebanyak 15% di bawah harga beli. Jadi ketika nilainya turun, order ini akan diaktifkan dan Bitcoin akan dijual sebagai market order.


Menggunakan teknik ini tentu saja bisa mendatangkan berbagai manfaat untuk para trader dan investor. Kamu pun bisa menggunakannya untuk mempertahankan uang yang diinvestasikan, mencegah situasi menjadi lebih buruk, dan menghasilkan keuntungan.

Setelah memahami pengertian dan kegunaannya, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya untuk menerapkan teknik ini adalah dengan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Perlu diingat bahwa posisi stop-loss tidak boleh berada di posisi yang terlalu sempit supaya tidak terpengaruh fluktuasi pasar normal.


Ada beberapa cara yang dapat kamu pilih untuk menentukan stop-loss yang tepat:

1. Trailing Stop-Loss

Dikenal juga dengan sebutan protect stop, trailing stop loss bergerak searah dengan tren. Saat harga berbalik dari tren, trailing tidak akan bergerak. Hasil dari teknik ini adalah keuntungan tertinggi, bukan dari entry price.

Kamu bisa menggunakan metode ini meskipun sebelumnya tidak melakukan take profit. Metode ini cukup efektif dipakai di pasar yang sedang trending karena pergerakannya akan seiring harga pasar dan secara otomatis berhenti saat tren berubah arah.


2. Menggunakan Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah cara yang bisa membantu trader untuk melakukan trading dengan disiplin. Ketika kamu trading dengan tekun, kemungkinan untuk meraih keuntungan tentu akan semakin besar.

Beberapa langkah manajemen risiko yang bisa kamu lakukan antara lain adalah jangan gunakan seluruh dana yang ada. Seberapa banyak pun uang yang kamu punya, gunakan sebagian saja untuk membeli beberapa aset kripto saja, dan perhitungkan dengan baik keyakinan dan peluang yang kamu miliki.

 

Register Akun DCFX Commission $1/Lot : https://q.dcfx.co.id/-f7WPz4-R


면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

radego
독자들의 호평을 받았습니다. 팁으로 총 1000를 받았습니다.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest