BAPPEBTI Ngaku Gagal Bikin Bursa Kripto di 2022, Ini Penghalangnya

avatar
· Views 174

BAPPEBTI Ngaku Gagal Bikin Bursa Kripto di 2022, Ini Penghalangnya

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengakui gagal membangun bursa kripto pada 2022. Ada berbagai alasan yang memuat Bappeti gagal membangun bursa kripto.

 

Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko menjelaskan selama ini pihaknya kesulitan karena tidak ada percontohan negara mana yang telah membentuk bursa kripto. Oleh sebab itu bursa kripto belum juga dibentuk.

 

"Bursa kripto sampai catatan ini yang kami buat, belum juga berhasil dibangun. Ini menjadi catatan besar kami, seharusnya bisa dibangun di akhir tahun lalu 2022," ujar Didid dalam Outlook Bappebti 2023, di Kantor Bappebti, Rabu (4/1/2023).

 

Selain itu, Didid mengatakan bahwa belum terbentuknya bursa kripto karena pihaknya masih ingin memastikan ekosistem aset kripto berjalan baik. Makanya memang diperlukan percontohan bursa kripto lainnya.

 

Tidak terbentuknya bursa kripto sebenarnya kata Didid menyulitkan pekerjaan Bappebti mengingat pemilik dari sejumlah aset kripto keberadaannya di luar negeri. Jadi ketika ada masalah, Bappebti kesulitan untuk menghubungi pemilik adari aset kripto yang bermasalah tersebut.

 

"Ketika ada permasalahan, pedagangan kami bisa pantau. Kemarin FTX pemiliknya ada di luar sana. Kami berharap bursa kripto ini akan terbentuk 2023," jelasnya.

 

Bursa kripto memang digembar gemborkan akan hadir pada 2022 lalu. Namun sampai akhir tahun bursa kripto itu tidak juga terbentuk.

 

Informasi terakhir sebelumnya Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan, pihaknya tengah berfokus dalam membenahi aturan-aturan menyangkut bursa aset digital itu. Apalagi, kasus penipuan menyangkut aset ini masih kerap terjadi.

 

"Persyaratan-persyaratannya dibenahi dan diperbaiki. Seminimal mungkin jangan sampai merugikan masyarakat kita," ujar menteri yang akrab disapa Zulhas ini, kepada media di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Minggu (25/09/2022).

 

Sebetulnya, Zulhas menerangkan, pihaknya telah merencanakan agenda pemaparan menyangkut kelanjutan persiapanbursa kriptotersebut. Namun rencana itu terpotong oleh agendanya ke G20 di Bali kemarin. Oleh karena itu, dalam waktu dekat agenda ini akan dilanjutkan.

 

"Ini memang mau paparan, kemarin keburu saya ke G20 yang di Bali kan. Mungkin abis ini paparan, kalau udah paparan selesai kita lihat, kita akan sosialisasi ke masyarakat, bahwa akan begini jadinya, baru diputuskan. Yang paling penting, jangan sampai ini merugikan terus begitu saja," tambahnya.

 

Dicetak ulang dari Detikfinance, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest